Perlombaan 5G Telkomsel VS Indosat di Indonesia

Selamat Datang 5G

Perlombaan 5G Telkomsel VS Indosat di Indonesia

Tim - detikInet
Sabtu, 22 Mei 2021 06:10 WIB
BARCELONA, SPAIN - FEBRUARY 27:  A 5G sign is pictured at the Quantum stand during the Mobile World Congress (MWC), the worlds biggest mobile fair, on February 27, 2018 in Barcelona. The Mobile World Congress is held in Barcelona from February 26 to March 1.(Photo by Miquel Benitez/Getty Images)
Ilustrasi jaringan 5G. Foto: Miguel Benitez/Getty Images
Jakarta -

Era 5G sudah di depan mata, ditandai Telkomsel dan Indosat mulai bersiap menggelar layanannya. Kabar terakhir, Telkomsel dipastikan lebih dulu lolos Uji Layak Operasi (ULO) 5G di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Pada 19 Mei 2021 kemarin, Indosat Ooredoo selangkah lagi akan menggelar layanan 5G secara komersial. Senior Vice President Corporate Communications Indosat Ooredoo Steve Saerang mengatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi secara intensif dengan Kominfo terkait proses ULO untuk teknologi terbaru.

Saat itu selain Telkomsel, Indosat Ooredoo berpeluang menjadi operator seluler pertama yang menghadirkan 5G secara komersial di Indonesia. "Kami sudah submit ULO 5G ke Kominfo. Saya bisa pastikan, kami mengikuti aturan yang berlaku," ucap Steve.

Steve mengatakan perusahaan terus melakukan uji coba teknologi 5G secara internal, tak diumumkan ke publik. "Uji coba Indosat Ooredoo secara internal bagaimana bisa mengakomodir frekuensi yang ada untuk mencoba memberikan layanan tercepat, terdepan, tetapi juga mematuhi peraturan yang ada di Kominfo," kata Steve.

Sebagai informasi, tahapan ULO merupakan hal penting sebelum digelarnya teknologi baru berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 1 Tahun 2010 tentang Penyelnggaraan Jaringan Telekomunikasi, operator diharuskan melakukan ULO terlebih.

Telkomsel Jadi yang Pertama Gelar 5G

Di saat yang sama, Telkomsel juga mengatakan telah mengajukan Uji Layak Operasi (ULO) 5G. Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan, komersialisasi 5G sangat bergantung dengan kesiapan ekosistem secara menyeluruh, di mana operator seluler merupakan salah satu bagian yang penting.

"Saat ini kami terus mempersiapkan kesiapan implementasi layanan 5G di Indonesia dengan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait mulai dari teknologi, mitra penyedia perangkat, mitra penyedia platform aplikasi," ujar Denny.

"Terutama, pemerintah selaku pemegang otoritas untuk ketersediaan frekuensi yang tepat guna memastikan agar implementasi 5G sesuai regulasi dan dapat memberikan manfaat optimal bagi semua lapisan masyarakat," ucapnya menambahkan.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate lalu mengungkap Telkomsel terhitung mulai Rabu (19/5/2021) jadi operator seluler pertama melakukan ULO teknologi 5G. "Telkomsel saat ini sedang melakukan proses ULO teknologi 5G di Ditjen PPI Kominfo," ujar Johnny kepada detikINET.

"Karena sesuai ketentuan yang berlaku, setiap operator seluler yang akan memberikan layanan seluler dengan teknologi baru wajib melakukan ULO untuk dipastikan layanan seluler kepada masyarakat telah memenuhi kualitas layanan yang memadai," tutur Menkominfo.

Halaman selanjutnya: Proses Uji Layak Operasi Telkomsel untuk 5G