Lebaran Digital Bikin Trafik Data Indosat, XL & Smartfren Naik Signifikan

Lebaran Digital Bikin Trafik Data Indosat, XL & Smartfren Naik Signifikan

Adi Fida Rahman - detikInet
Selasa, 18 Mei 2021 17:11 WIB
Customer Experience & Service Operation Center XL Axiata
Trafik data operator seluler di Tanah Air meningkat saat lebaran (Foto: Dok XL Axiata)
Jakarta -

Saat mudik dilarang, banyak masyarakat menikmati layanan digital saat lebaran di rumah aja. Imbasnya membuat trafik layanan data Indosat Ooredoo, XL Axiata dan Smartfren meningkat signifikan.

Dihimpun detikINET, Selasa (18/5/2021) inilah pencapaian di tiga operator:

1. Indosat

Indosat mencatat adanya kenaikan trafik data sebesar 10%. Ini didorong oleh banyaknya penggunanya yang menggelar silahturahmi virtual saat Idul Fitri kemarin.

Tim Indosat Ooredoo Network Operation Center (INOC) dan Indosat Ooredoo Service Operation Center (ISOC) yang tergabung dalam Command Center sejak H-4 Lebaran mencatat masyarakat yang tinggal di Aceh, Banjarnegara, Cianjur, Cirebon, Jember, Kisaran Tebing Tinggi, Madura, Pati, Serang, dan Tegal sangat aktif memanfaatkan layanan data. Sementara kenaikan trafik data paling banyak terjadi di wilayah Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Command Center Indosat OoredooCommand Center Indosat Ooredoo Foto: dok Indosat Ooredoo

Indosat turut mendapati pemakaian layanan mobile gaming naik sebesar 90%, media sosial naik 26%, messaging dan video call naik 21%, serta streaming video dan music naik 1%. Penggunaan aplikasi TikTok, Instagram, dan WhatsApp pun meningkat tajam selama masa Lebaran tahun ini, termasuk pemakaian aplikasi game online seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Free Fire.

2. XL Axiata

Trafik penggunaan layanan XL Axiata sepanjang lebaran kemarin meningkat 35% dibandingkan tahun sebelumnya, dan 15% dibandingkan hari-hari sebelum Ramadan. Meskipun ada larangan mudik, trafik di kota-kota yang biasanya menjadi tujuan utama mudik tetap meningkat.

"Pola konsumsi masyarakat atas layanan telekomunikasi dan data selama periode liburan Idul Fitri tahun ini kembali dipengaruhi oleh adanya larangan mudik dan berbagai pembatasan mobilitas di tingkat lokal. Eforia masyarakat dalam merayakan Lebaran dan mengisi liburan dengan melakukan perjalanan wisata juga tidak terlalu besar. Hal ini sangat berpengaruh pada tingkat kenaikan trafik yang masih tidak setinggi saat masa sebelum pandemi dan mudik lebaran masih belum dilarang," jelas I Gede Darmayusa , Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata.

Selama periode Ramadan dan Lebaran, trafik layanan didominasi oleh streaming yang mencapai 85%, disusul oleh social network sebesar 8%. Pada layanan streaming ini, sejumlah aplikasi mengalami kenaikan trafik pemakaian yang signifikan, seperti layanan berbasis gim mengalami kenaikan trafik rata-rata hingga 142%, Netflik naik 50%, YouTube naik 13% dan Spotify naik 9%.

Untuk layanan Instant Messenger, trafik pemakaian layanan WhatsApp meningkat 21%. Sementara itu, pada layanan Social Network, trafik Twitter meningkat16%. Layanan lainnya juga mengalami kenaikan trafik, antara lain belanja online melalui e-commerce meningkat hingga 65%, sedangkan web browsing naik 15%.

Untuk layanan video conference Zoom, meskipun sepertinya juga mulai dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bersilaturahmi, namun karena ada libur sekolah dan cuti karyawan maka trafik pemakaiannya relative stagnan cenderung menurun. Untuk layanan peta atau penunjuk rute jalan seperti Google Map dan Waze juga tidak terlalu banyak diakses karena adanya kebijakan larangan mudik.

Customer Experience & Service Operation Center XL AxiataCustomer Experience & Service Operation Center XL Axiata Foto: Dok XL Axiata



Dilihat dari wilayah kenaikan trafik layanan secara nasional selama Ramadan dan Lebaran dibandingkan trafik hari biasa sebelumnya, berturut-turut terjadi di Jawa Tengah dengan kenaikan sebesar 12%, Jawa Timur 10%, dan Jawa Barat 7%. Di luar Jawa, trafik pemakaian layanan di wilayah Sumatera Bagian Utara secara rata-rata naik sebesar 5%, Sumatera Bagian Selatan 8%, Kalimantan 3%, Sulawesi 10%, Bali-Lombok-Sumbawa 2%. Sementara itu dilihat dari area kota/kabupaten, secara nasional, tiga kota/kabupaten dengan kenaikan trafik tertinggi adalah Sampang 44%, Bangkalan 40%, dan Brebes 28%.

Untuk trafik layanan di Jabodetabek, trafik layanan terlihat stagnan cenderung menurun dibanding hari biasa. Data-data trafik di Jabodetabek tersebut juga sesuai dengan data perpindahan pelanggan selama periode Lebaran. Data monitoring XL Axiata mencatat tingkat perpindahan pelanggan dari wilayah Jabodetabek ke provinsi lain, yaitu sekitar 11%.

"Seperti tahun lalu di mana larangan mudik dan pembatasan pergerakan masyarakat sudah diberlakukan, kenaikan trafik kembali terjadi di area pemukiman/perumahan. Kenaikan trafik rata-rata secara nasional di area pemukiman/perumahan tersebut mencapai sekitar 6%. Kenaikan trafik tertinggi terjadi di perumahan-perumahan di wilayah Jakarta Barat yang mencapai 25%, Jakarta Utara sebesar 22% serta Bogor sebesar 16%", sambung Gede.

Untuk layanan XL Home, kenaikan trafik sebesar lebih dari 20% dibandingkan hari biasa atau naik sebesar 121% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Larangan mudik dan pengetatan perjalanan ke luar telah mencegah masyarakat melakukan perjalanan wisata dan mendorong mereka untuk lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Karena itu, akses ke wifi yang berbasis layanan tetap internet menjadi meningkat. Selain itu, paket-paket berlangganan XL Home yang menawarkan layanan hiburan menjadi alternatif menarik bagi para pelanggan.

"Kenaikan trafik XL Home ini tidak terlepas dari terus meningkatnya jumlah pelanggan dalam periode setahun terakhir sebesar 100%. Saat ini jumlah pelanggan XL Home mencapai lebih dari 100 ribu dengan cakupan lebih dari 540 ribu home-passed. Kenaikan trafik pemakaian sudah mulai terlihat sejak memasuki Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Akses ke layanan internet meningkat rata-rata sebesar 20%," pungkas Gede.


3. Smartfren

SmartfrenSmartfren Foto: dok Smarfren

Smartfren mencatat terjadinya peningkatan traffic data pada Ramadan dan Idul Fitri 1442 H mencapai 36% dari tahun lalu. Wilayah yang memberikan kontribusi terbesar dalam peningkatan akses layanan data ini adalah Jabodetabek dan Jawa Tengah. Sedangkan kapasitas dan coverage nasional Smartfren, secara year on year telah berhasil ditingkatkan hingga rata-rata 14% sehingga dapat mengatasi peningkatan yang terjadi.

"Kenaikan traffic data kali ini sedikit lebih tinggi dibandingkan prediksi, namun dapat ditangani dengan baik. Mayoritas kenaikan terjadi di wilayah pemukiman, mengingat saat ini tengah diterapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan banyak kegiatan yang dilakukan secara online dari lokasi masing-masing. Misalnya silaturahmi dengan kerabat menggunakan video call, akses media sosial, hingga streaming video," jelas Agus Rohmat, VP Network Operations Smartfren.



Simak Video "Indosat Luncurkan 5G di Solo, Gibran: Semua untuk Masyarakat"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/fay)