Hari Ini Smartfren, Telkomsel, XL Axiata Adu Harga di Lelang Frekuensi 5G

Hari Ini Smartfren, Telkomsel, XL Axiata Adu Harga di Lelang Frekuensi 5G

Agus Tri Haryanto - detikInet
Senin, 19 Apr 2021 11:33 WIB
Teknisi melakukan pemeliharaan perangkat BTS milik XL Axiata yang berlokasi di Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, sekitar 9 km dari puncak Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta,  Selasa (8/12/2020). Pemeliharaan dilaksanakan untuk menjaga kualitas layanan serta kenyamanan masyarakat pengguna XL dan AXIS di kawasan gunung Merapi yang banyak terdapat lokasi wisata, XL Axiata juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk mengamankan jaringan di tengah aktivitas gunung Merapi yang terus meningkat. XL Axiata memiliki lebih dari 80 BTS yang berada pada radius sekitar 15 km dari Gunung Merapi yang tersebar di wilayah Kabupaten Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten. detikcom/Pius Erlangga
Foto: PIUS ERLANGGA
Jakarta -

Tiga operator seluler Smartfren, Telkomsel, dan XL Axiata bersaing ketat di lelang frekuensi 2,3 GHz. Tahapan lelang harga blok kosong di spektrum tersebut dijadwalkan digelar hari ini Senin (19/4/2021).

Smartfren

Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys mengatakan tambahan blok frekuensi ini dapat digunakan untuk memperluas jaringan ke daerah-daerah baru, yang mana saat ini belum tersedia layanan dari anak perusahaan Sinar Mas ini.

"Dan tentu saja untuk meningkatkan kualitas layanan yang sudah ada. Dengan tambahan satu blok atau lebih, artinya semakin besar blok frekuensinya, sehingga kapasitas layanan bisa ditingkatkan, internet makin cepat, juga lebih efisien dari sisi biaya investasi," tutur Merza kepada detikINET.

Smartfren seperti disampaikan Merza, berkeyakinan tambahan frekuensi 2,3 GHz akan memberikan manfaat besar untuk masyarakat, karena kebutuhan terhadap kegiatan online atau virtual sangat tinggi.

"Misalnya, untuk streaming video yang mendukung kegiatan belajar, bekerja, hiburan, hingga untuk bersilaturahmi melalui video call," kata Merza.


Telkomsel

Hasrat untuk menguasai blok kosong peninggalan Jasnita dan Bolt di frekuensi 2,3 GHz juga dikejar Telkomsel. Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro saat ini pihaknya fokus mempersiapkan diri untuk mengikuti tahapan lelang harga.

"Kami optimis dapat menjalankan seluruh tahapan proses seleksi dengan baik, sesuai aturan yang berlaku, dan berharap dapat meraih hasil yang optimal bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Setyanto.

Dilanjutkannya, keikutsertaan Telkomsel dalam lelang frekuensi 2,3 GHz merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam memperkuat pengembangan layanan telekomunikasi berbasis digital.

"Yang membutuhkan gelaran konektivitas jaringan broadband berteknologi terdepan serta ketersediaan alokasi frekuensi yang mencukupi, seiring dengan semakin cepatnya adopsi layanan digital dalam keseharian masyarakat Indonesia," sambung Bos Telkomsel tersebut.


XL Axiata

Begitu juga XL Axiata tak ingin lepas begitu saja di dalam persaingan di lelang frekuensi 2,3 GHz, mengingat spektrum ini 'rumah baru' bagi layanan XL Axiata apabila menang nanti.

"Sesuai pengumuman panitia lelang, XL Axiata bersyukur karena telah dinyatakan lulus seleksi administrasi," ucap Group Head Corporate Communications XL Axiata Tri Wahyunngsih.

Di edisi 'revisi' lelang frekuensi 2,3 GHz ini, XL Axiata berupaya untuk memperoleh tambahan frekuensi untuk peningkatan kapasitas jaringan dan kualitas layanan data kepada pelanggan.

"Adapun mengenai jumlah alokasi yang akan didapatkan oleh XL Axiata nantinya, tergantung pada situasi dan kondisi pada lelang harga nantinya. Tentu harapannya semakin besar frekuensi akan semakin bermanfaat bagi peningkatan layanan data," pungkas Ayu.



Simak Video "Kominfo Batal Lelang Frekuensi untuk 5G, Ini Respons Smartfren"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)