Update Internet First Media yang Terganggu Kabel Putus

Update Internet First Media yang Terganggu Kabel Putus

Tim - detikInet
Selasa, 06 Apr 2021 09:35 WIB
Human hand on keyboard,isolated, selective focus, shallow depth of field, concept of work & technology.
Ilustrasi akses internet. Foto: Thinkstock
Jakarta -

Internet First Media, khususnya ke situs luar negeri, mengalami lemot sejak kemarin, Selasa (6/4). Salah satu penyebabnya adalah putusnya kabel laut Jakabare. Kini dalam update terbaru, First Media mengklaim layanannya telah pulih seperti sediakala.

"Hi First People, untuk informasi layanan internet khususnya ke akses situs luar negri sudah kembali normal. Terima kasih." demikian keterangan dari First Media pagi ini di akun Twitter @FirstMediaCares.

Sebelumnya, bos First Media mengungkap permasalahan yang mereka alami. "Kami informasikan bahwa saat ini sedang terjadi gangguan sistem komunikasi kabel bawah laut (kabel B2JS dan kabel Jakabare) yang digunakan oleh LinkNet dan juga oleh beberapa provider internet lainnya." kata Niki Sanjaya, Marketing Communication Division Head PT Link Net Tbk dalam keterangannya kemarin malam.

"Hal ini akan berdampak kepada terganggunya layanan internet yang digunakan oleh semua pelanggan dari semua provider yang menggunakan kabel laut tersebut. Gangguan yang dirasakan akan berupa menurunnya kecepatan internet khususnya saat akses ke situs luar negeri," tambahnya.

Ia menambahkan, upaya pemulihan layanan First Media untuk seluruh pelanggan antara lain dengan membeli tambahan kapasitas jaringan darurat (emergency bandwidth) dari sistem kabel laut yang berbeda, yaitu tambahan kapasitas 200 GBPS per-hari ini. Diharapkan pemulihan dapat selesai dalam waktu 1x24 jam atau maksimal hari ini jam 08.00 WIB.

Upaya tersebut tampaknya sudah membuahkan hasil. Adapun pihak Indosat telah membenarkan terjadi gangguan kabel laut Jakabare yang mereka kelola.

"SKKL (Sistem Komunikasi Kabel Laut) Jakabare (Jawa, Kalimantan, Batam, Singapore) tadi pagi pukul 9.37 WIB terputus di area daratan Changi, Singapore karena adanya tanah yang amblas (sinkhole) di area daratan Singapura," ujar Steve Saerang selaku SVP-Head of Corporate Communications Indosat, kemarin.

Disampaikan Steve, tim operasional telah berusaha dengan intensif untuk mengembalikan sambungan dan direncanakan dalam waktu 2x24 jam, SKKL Jakabare sudah dapat dipergunakan kembali.



Simak Video "Detik-detik Roket SpaceX Luncurkan 60 Satelit Internet"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/rns)