Telkom Sediakan Teknologi untuk Holding BUMN Jasa Survey

Telkom Sediakan Teknologi untuk Holding BUMN Jasa Survey

Angga Laraspati - detikInet
Jumat, 26 Mar 2021 13:25 WIB
Telkom
Foto: dok. Telkom
Jakarta -

PT Telkom Indonesia hari ini melakukan penandatangan MoU dengan Holding BUMN Jasa Survey terkait pemanfaatan teknologi. Hal ini merupakan langkah Telkom dalam mensukseskan program Kementerian BUMN dalam membentuk Holding BUMN Jasa Survey yang terdiri dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT Sucofindo (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero).

Dengan adanya holding ini, diharapkan kelak Indonesia dapat bersaing mutlak menjadi Top 5 Assurance Company di Asia dalam 5 tahun ke depan. Penandatangan nota kesepahaman ini dilakukan oleh Direktur Enterprise & Business Service PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), Edi Witjara dengan Direktur Pengembangan Sumber Daya PT Biro Klasifikasi Indonesia Saifudin Wijaya.

Adapun untuk ruang lingkup kerja sama meliputi pemanfaatan jasa telekomunikasi dan informasi, termasuk konektivitas digital, platform digital dan layanan digital yang dikelola dan dikembangkan oleh kedua belah pihak, di antaranya adalah pengembangan inovasi dan riset bersama untuk mendukung dan mensukseskan program pemerintah dalam membangun Satu Data Indonesia, pengembangan arsitektur sistem informasi, implementasi, dan pembuatan program-program aplikasi yang mendukung operasional BKI secara transparan, akurat dan efektif, serta aspek kerja sama lain yang dipandang perlu secara sinergis yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Direktur Enterprise & Business Service PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), Edi Witjara mengatakan Telkom siap mendukung Holding BUMN Jasa Survey melalui penyediaan solusi digital platform layanan Shared Service Operation (SSO). Ini sesuai arahan dari Kementerian BUMN untuk implementasi Global Shared Service dan ERP Business Planning & Consolidation pada BUMN Holding.

"Dengan infrastruktur, platform, dan layanan digital yang dimiliki, kami berkomitmen sepenuhnya mendukung pengembangan digitalisasi core business BKI yaitu Testing, Inspection, dan Certification atau yang disingkat dengan TIC, serta roadmap BKI ke depan. Semoga ini menjadi langkah baik bagi kita untuk menyukseskan program pemerintah menjadikan Indonesia sebagai Top 5 Assurance Company di Asia," ujar Edi dalam keterangan tertulis, Jumat (26/3/2021).

Ia berharap dengan kolaborasi ini mempercepat proses digitalisasi BUMN yang dapat mencetuskan inovasi-inovasi digital untuk kemajuan bangsa.

"Dengan digitalisasi ini semoga kita bisa menjadikan Indonesia lebih baik lagi dan menjadi kekuatan ekonomi digital di Asia Tenggara," tambah Edi.

Sementara itu, sebagai salah satu BUMN yang bergerak di bidang Jasa Survey, BKI aktif dalam menjalin kolaborasi antar BUMN di Indonesia. Salah satu kerjasama yang dibangun BKI adalah dengan sektor telekomunikasi.

"Kami memerlukan dukungan dari Telkom sebagai BUMN yang bergerak dalam bidang ICT untuk turut mensukseskan roadmap digitalisasi BKI. Saat ini yang dalam jangka waktu dekat sedang kami lakukan adalah digitalisasi proses sertifikasi halal yang juga turut melibatkan Surveyor Indonesia. Kolaborasi ini dibangun semata-mata untuk memajukan bangsa Indonesia," tutur Direktur Pengembangan Sumber Daya PT Biro Klasifikasi Indonesia Saifudin Wijaya.

Dengan kerja sama ini, Telkom semakin memposisikan diri sebagai trusted partner dalam mendukung transformasi digital enterprise company. Sebelumnya Telkom telah menjadi enabler digitalisasi SPBU Pertamina, digitalisasi distribusi dan vaksinasi Indonesia Biofarma serta beberapa program digitalisasi lainnya.



Simak Video "Alat-alat Telkom di Jambi Dicuri Security-Karyawannya Sendiri"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)