Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Alih Fungsikan Pabrik Cakram PlayStation, Sony Kucurkan Rp 629 M

Alih Fungsikan Pabrik Cakram PlayStation, Sony Kucurkan Rp 629 M


Panji Saputro - detikInet

CHIBA, JAPAN - SEPTEMBER 20:  
An attendee walks past the PlayStation logo in the Sony Interactive Entertainment booth during the Tokyo Game Show 2018 on September 20, 2018 in Chiba, Japan. The Tokyo Game Show is held from September 20 to 23, 2018.  (Photo by Tomohiro Ohsumi/Getty Images)
PlayStation. Foto: Tomohiro Ohsumi/Getty Images
Jakarta -

Sony mengubah strategi dan fungsi dari pabrik penghasil cakram game PlayStation, dengan mengucurkan uang sebesar USD 35 juta atau sekitar Rp 629 miliar. Langkah ini menyambung keputusan mereka yang akan berhenti memproduksi gim fisik pada 2028.

Pabrik yang dimaksud berlokasi di Thalgau, Austria. Fasilitas ini dapat memproduksi sekitar 600 ribu cakram setiap hari, termasuk game PlayStation, Blu-ray, dan compact disk (CD).

Namun produksinya diperkirakan akan turun drastis, setelah mereka berencana meninggalkan game fisik. Menurut media asal Austia, ORF, Senin (6/7/2026), karyawan di fasilitas Sony DADC di Thalgau diberitahu pada Hari Rabu bahwa lokasi tersebut akan mengalami restrukturaisasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untungnya, dari keterangan CEO Sony DADC, Dietmar Tanzer, keputusan ini tidak menimbulkan pemutusan hubungan kerja (PHK), setidaknya untuk saat ini. Tanzer mengungkapkan produk PlayStation saat ini menyumbang sekitar 50% dari volume produksi pabrik, dengan pesanan game baru menyumbang sekitar 20% total tersebut.

ADVERTISEMENT

"Kami memperkirakan sekitar 10% dari volume tersebut pada tahun 2028," kata Tanzer.

Alih-alih mengurangi jumlah karyawan, seperti yang disebut tadi, Sony malah menginvestasikan ratusan miliar rupiah untuk peralatan baru di pabrik tersebut. Dengan begitu, memungkinkan mereka untuk mengalihkan produksi ke lensa mikro optik alih-alih cakram.

Kepala Mikro Optik Sony DADC, Markus Streibl, menjelaskan bagaimana teknologi ini akan dipakai dalam produk-produk masa depan.

"Mikrooptik adalah miniaturisasi sistem dan elemen optik yang berfungsi untuk memfokuskan dan mengarahkan cahaya dalam ruang sekecil mungkin. Salah satu penerapannya, misalnya, lampu sein mobil yang diproyeksikan ke aspal," kata Streibl.

Dilaporkan bahwa pada Hari Rabu kemarin, karyawan dialihkan dari produksi cakram untuk mulai menguji peralatan baru. Sony juga berencana melatih ulang staf sebelum produksi massal mikrolensa optik yang dimulai tahun depan.



(hps/fyk)
TAGS




Hide Ads