Satelit Telkom-3 Jatuh di Wilayah Indonesia?

Satelit Telkom-3 Jatuh di Wilayah Indonesia?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Jumat, 05 Feb 2021 17:08 WIB
Sejarah Peluncuran Satelit Milik Indonesia
Foto: Internet
Jakarta -

Setelah gagal mencapai orbit hampir sembilan tahun yang lalu, satelit Telkom-3 akan kembali ke Bumi pada hari ini, Jumat (5/2/2021). Apa satelit Telkom-3 jatuh di wilayah Indonesia?

Peneliti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Rhorom Priyatikanto menjelaskan sejauh ini belum diketahui secara pasti posisi jatuhnya satelit yang diluncurkan dari Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan, pada 2012 silam itu.

Satelit Telkom-3 diperkirakan akan 'mendarat' pada pukul 14.30 WIB hingga pukul 18.30 WIB. Saat ini, Lapan telah berkoordinasi dengan Telkom dan badan antariksa Rusia, Roscosmos terkait jatuhnya wahana antariksa tersebut.

"Selama itu, satelit lebih dari dua kali keliling Bumi. Jadi lokasi jatuhnya bisa di mana saja, sepanjang lintasan satelit. Selama jendela waktu tersebut, satelit sempat melintas di atas Kepulauan Maluku," ungkap Rhorom kepada detikINET.

Akan tetapi, Rhorom melanjutkan, berdasarkan prediksi yang dilihat dari space-track.org, satelit Telkom-3 tidak akan jatuh di wilayah Indonesia.

"Menurut prediksi dari space-track.org, kemungkinan satelit jatuh di dekat Guam (142,2 BT dan 10,7 LU)," ucapnya.

Perkiraan posisi jatuhnya satelit Telkom-3 di Bumi.Perkiraan posisi jatuhnya satelit Telkom-3 di Bumi. Foto: Lapan

Namun demikian, Rhorom mengatakan, untuk mengetahui posisi jatuhnya satelit Telkom-3 itu bisa diketahui apabila ada saksi yang melihat benda tersebut jatuh dan melaporkannya.

"Kalau ada yang melihat jatuhnya, maka bisa dipastikan lokasi jatuh benda itu. Kalau jatuhnya di lautan atau di tempat terpencil, tidak ada yang tahu," pungkasnya.

Satelit Telkom-3 (COSPAR-ID 2012-044A, NORAD-ID 38744) merupakan satelit buatan ISS Reshetnev, Rusia berdasarkan pesanan Telkom. Satelit tersebut diluncurkan pada tanggal 6 Agustus 2012 dari Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan, tetapi masalah teknis menyebabkannya gagal mencapai orbit.

Saat itu, satelit Telkom-3 bersama satelit Ekspress-MD2 yang menumpang roket milik pemerintah Rusia Proton-M itu telah hilang setelah beberapa jam meluncur menuju slot orbitnya karena gagal dalam tahapan Briz-M.

Briz-M merupakan tahapan pelepasan tangki bahan bakar diikuti relokasi instrument pengarahan dari komando pusat dalam rangka menghindari goncangan ketika tangki tambahan propellant dilepas.



Simak Video "Fenomena Gerhana Bulan dan Purnama Awal Desember 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)