Huawei-Telkomsel Bawa Sinyal 4G ke Pelosok Indonesia

Huawei-Telkomsel Bawa Sinyal 4G ke Pelosok Indonesia

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 20 Jan 2021 09:35 WIB
Memperkuat komitmen sebagai perusahaan guna menghadirkan layanan berkualitas dan kapasitas layanan broadband yang optimal, Telkomsel mengadopsi teknologi Open RAN (Radio Access Network).
Foto: Telkomsel
Jakarta -

Huawei dan Telkomsel bersama pemerintah menghadirkan jaringan 4G di wilayah pelosok Indonesia. Sinyal 4G tersebut kini menyelimuti daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) di Sumatera, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Ketika wilayah tersebut menjadi fokus pengembangan jaringan 4G yang dilakukan Huawei dan Telkomsel melalui program yang digelar Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Disebutkan sekitar 1.000 Base Transceiver Station (BTS) Universal Service Obligation (USO) disebar di Sumatera, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur untuk semula hanya mendapatkan sinyal 2G, maka kini menjadi terpancar sinyal 4G.

Keberadaan akses internet tersebut diharapkan masyarakat setempat bisa menjalankan aktivitas belajar-mengajar yang dilakukan secara online, dampak dari pandemi COVID-19. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sendiri merupakan imbauan dari pemerintah sebagai upaya memutus penyebaran virus Corona.

"Selain membantu dunia pendidikan di kawasan 3T dengan terselenggaranya PJJ, peningkatan teknologi jaringan ini diharapkan juga mampu mendorong transformasi digital masyarakat sesuai dengan program pembangunan sosial negara Indonesia," kata VP Network Development Telkomsel Juanita Erawati dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/1/2021).

Adanya teknologi broadband dan digital yang tersedia di wilayah 3T ini dapat mengembangkan dan memberdayakan aktivitas perekonomian serta sosial budaya masyarakat setempat.

Bagi Huawei, turut terlibat dalam memperluas akses internet ke daerah-daerah pelosok merupakan komitmen perusahaannya dalam mendukung tercapainya visi Indonesia menjadi salah satu negara terdepan melalui tersedianya infrastruktur teknologi.

"Di Indonesia, sinergi bersama Telkomsel dalam menghadirkan konektivitas broadband untuk mendukung PJJ maupun aktivitas ekonomi, sosial dan budaya masyarakat di wilayah perdesaan di Sumatera, NTT dan NTB melengkapi program-program yang telah kami hadirkan sebelumnya bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, perguruan tinggi-perguruan tinggi, sekolah kejuruan, hingga pondok pesantren yang bertujuan untuk mendukung keberlanjutan kegiatan belajar-mengajar di berbagai situasi, termasuk pandemi ini," tutur Project Manager Huawei Indonesia Yang Jiang.



Simak Video "Huawei Kenalkan Laptop Barunya, Dibekali Prosesor Intel Evo Platform"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)