Mengenal Paket 'Kuota Happy' ala Tri Indonesia

Mengenal Paket 'Kuota Happy' ala Tri Indonesia

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Sabtu, 05 Des 2020 08:10 WIB
Logo operator Hutchison 3 Indonesia (Tri Indonesia)
Foto: Tri Indonesia
Jakarta -

Koneksi internet bisa dibilang adalah kebutuhan primer untuk banyak orang, baik untuk bekerja atau untuk hiburan. Salah satu mendapat koneksi internet ini adalah menggunakan jaringan milik operator seluler.

Setiap operator pun punya 'gaya' yang berbeda dalam pembagian kuota di paket datanya. Seperti ada yang memberikan kuota besar namun hanya berlaku di daerah tertentu, atau ada juga yang membagi kuota tersebut untuk kebutuhan-kebutuhan tertentu, seperti game, edukasi, konferensi video, atau sekadar kuota chatting.

Ada juga yang memberikan kuota besar namun diberikan untuk jam-jam tertentu, misalnya kuota besar yang hanya bisa dipakai saat tengah malam. Padahal, mungkin ada pengguna yang pemakaian internetnya lebih banyak terjadi pada 'jam normal'.

Banyaknya syarat dan ketentuan dalam mengakses bonus kuota juga membuat pelanggan berpikir dua kali sebelum membeli kuota internet. Dampak dibagi-baginya kuota tersebut tentunya dirasakan langsung ke masing-masing pelanggan. Padahal pelanggan memiliki perilaku penggunaan data yang berbeda-beda. Mereka memiliki preferensi masing-masing dalam menggunakan internet.

Meski ada juga operator yang memberikan kuota yang normal, bisa dipakai seutuhnya setiap saat. Contohnya adalah Hutchison 3 Indonesia (Tri) lewat paket Kuota Happy, yang kuotanya bisa dipakai sepanjang hari dan tanpa batasan aplikasi tertentu.

Pilihan paket Kuota Happy ini beragam, dari mulai kuota 2GB seharga Rp 12 ribu untuk lima hari, kuota 5GB seharga 25 ribu untuk seminggu, 12GB seharga Rp 50 ribu, 18GB seharga Rp 70 ribu, sampai kuota 25GB seharga Rp 95 ribu untuk 30 hari.

Bagi pelanggan 3 Indonesia yang tertarik menggunakan Kuota Happy, cara mengaktifkannya cukup mudah. Pelanggan hanya perlu mengaktifkan Kuota Happy melalui *123# atau melalui aplikasi Bima+.



Simak Video "Menkominfo: Operator Seluler Jadi Garda Depan Pencegahan Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)