Nona Manis Penjaja Karcis Tergusur Ponsel?
- detikInet
Jakarta -
Sebuah bioskop di Detroit, AS, mulai menguji coba metode pembayaran tiket masuk melalui ponsel. Kehadiran teknologi ini, tentunya mengancam keberadaan nona manis sang penjaja karcis dan penyobek karcis yang biasa memberikan senyuman kala mempersilakan Anda menonton film kesayangan.Adalah The Emagine Entertainment yang menjadi pionir bioskop di AS, dengan mengimplementasikan teknologi pembayaran via ponsel untuk pertama kalinya. Teknologi pembayaran dengan menggunakan alat pemindai barcode itu diciptakan oleh perusahaan Mobile Box Office.Pada uji coba di bioskop itu, pengunjung yang ingin menonton film, harus memiliki ponsel berwarna yang mampu terhubung ke Internet. Kemudian, calon penonton itu harus mengirimkan SMS ke penyedia layanan dengan biaya US$1 (US$1 = Rp 9.435 / sumber: detikcom) untuk membeli tiket.Setelah membeli tiket, calon penonton akan menerima SMS yang berisi taut atau link ke situs penyedia layanan tersebut. Lalu, setelah mendapatkan kode berupa barcode dari link tadi, ponsel tinggal digesekan ke alat pemindai alias 'kolektor karcis elektronik' sebagai alat sah pembayaran tiket masuk.Sementara, Jeffrey K. MacKie-Mason, profesor ilmu ekonomi dan riset komputer dari University of Michigan, beranggapan metode pembayaran via ponsel itu akan menuai kesuksesan, asal benar-benar mudah dalam pengimplementasiannya, ketimbang dengan pembelian tiket secara konvensional."Kuncinya adalah kemudahan dalam pengenalan navigasi untuk menjelajah sistim dan dalam memasukan informasi saat menekan tombol ponsel," kata Jeffrey seperti dilansir Softpedia, Sabtu (21/01/2006).Apa pun bentuknya, teknologi memang diciptakan demi mengefisiensi sumber daya dan meningkatkan keuntungan bisnis. Namun ada kalanya, pada situasi tertentu, aspek humaniora memang tak bisa digantikan. Akankah senyuman nona manis penjaja karcis tinggal kenangan? (rou)
(rouzni/)