Telkomsigma Adopsi Teknologi MCMP, Begini Penjelasannya

Telkomsigma Adopsi Teknologi MCMP, Begini Penjelasannya

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Minggu, 30 Agu 2020 19:58 WIB
Ilustrasi Telkomsigma
Foto: Istimewa
Jakarta -

Telkomsigma berupaya mengimbangi tingginya tren adopsi digital yang menyebabkan peningkatan trafik cloud dengan teknologi Multi Cloud Management Platform (MCMP). Begini penjelasannya.

MCMP adalah teknologi yang mengusung skema hybrid cloud, dengan begitu, Telkomsigma bisa memberikan keuntungan bagi setiap pengguna. Yaitu dengan pengelolaan infrastruktur cloud yang berjalan lebih fleksibel sesuai kebutuhan.

Teknologi ini pun membuat pengguna bisa memasangkannya dengan platform yang sudah ada maupun platform baru jika ingin meningkatkan kapasitas layanan.

Selain itu, dari segi kesiapan infrastruktur, layanan cloud Telkomsigma didukung oleh keberadaan data center Tier III dan Tier IV Uptime Institute yang dikelola secara best practice serta dilengkapi dengan sistem disaster recovery guna menjamin ketersediaan layanan bagi customer.

Data center sebagai infrastruktur dasar yang menjadi backbone dari layanan berbasis cloud, juga tidak lepas dari fokus layanan ICT Telkomsigma. Data center Telkomsigma memiliki kapabilitas untuk menyediakan layanan colocation, DC managed operation, cross connect, working room, hingga perancangan dan konstruksi data center.

Saat ini, lebih dari 40% dari keseluruhan pelanggan data center Telkomsigma berasal dari sektor perbankan, finansial dan asuransi, dengan total lebih dari 200 pelanggan segmen enterprise. Sedangkan untuk layanan cloud sendiri saat ini Telkomsigma menangani lebih dari 490 pelanggan yang berasal dari segmen enterprise, startup, dan UMKM.

"Hal ini tentu menjadi bukti bahwa infrastruktur digital kami telah memiliki level kepercayaan yang kuat dari pelanggan karena mampu memenuhi standar keamanan data dan prosedur operasional yang dikelola secara best practice," ujar CEO Telkomsigma, Sihmirmo Adi dalam keterangan yang diterima detikINET.

Telkomsigma pun baru-baru ini mendapat apresiasi internasional dalam ajang Frost & Sullivan Best Practices Awards 2020 dengan meraih penghargaan 2020 Indonesia Cloud Infrastructure Services Provider of The Year (25/8/2020).

Mirmo menyebut perolehan ini menjadi bukti atas nilai unggul Telkomsigma sebagai penyedia integrated ICT Solution yang konsisten dalam menghadirkan infrastruktur digital yang mampu mendukung pertumbuhan sektor digital khususnya pada masa pandemi saat ini.

"Kami memahami tuntutan industri yang perlu lebih gesit beradaptasi baik dari sisi teknologi dan bisnis, sehingga hal tersebut tidak bisa lepas dari kebutuhan transformasi digital yang tentu menjadi fokus bisnis kami dan juga sangat relevan dengan visi Telkomsigma sebagai 'The Preferred Digital Transformation Partner'," ujar Mirmo.



Simak Video "Masak Masak: Bikin Cloud Bread dengan Bahan Simpel"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/agt)