CloudA, 'Senjata' Telkomsigma Digitalisasi Startup dan UMKM

CloudA, 'Senjata' Telkomsigma Digitalisasi Startup dan UMKM

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 18 Des 2019 20:55 WIB
Foto: Telkomsigma
Jakarta - Seiring menjamur dan semakin kompetitifnya bisnis startup di Indonesia, Telkomsigma meluncurkan layanan software as services (SaaS) bernama CloudA. CloudA menjadi 'senjata' Telkomsigma untuk mendigitalisasi pelaku usaha.

CEO Telkomsigma Sihmirmo Adi mengatakan tak hanya startup, tetapi juga sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) membutuhkan infrastruktur IT dalam menghadapi perkembangan industri yang begitu cepat.



"Geliat teman-teman startup yang semakin gencar dalam menciptakan inovasi bisnis, tentunya CloudA sebagai Cloud Accelerator akan menjadi pondasi bagi para startup dalam mendukung peningkatan produktivitas bisnis dan menghemat biaya investasi dalam pengembangan IT infrastruktur," ujar Sihmirmo dalam siaran persnya, Rabu (18/12/2019).

Melalui CloudA, mitra startup akan lebih fokus pada pengembangan bisnis dan menikmati fleksibilitas layanan cloud computing yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap pengguna (Pay as You Use).

Cara penggunaan yang simpel dan tersambung dengan koneksi internet, CloudA diklaim dapat dengan mudah diakses untuk memperoleh layanan cloud Infrastructure as a Services (IaaS).

CloudA, 'Senjata' Telkomsigma Digitalisasi Startup dan UMKMFoto: Telkomsigma


Sihmirmo melanjutkan kedepannya akan dikembangkan pada layanan Software as Services (SaaS) dan Platform as a Services (PaaS).

Soal keamanan datanya, Telkomsigma mengungkapkan jaminannya. Dengan adanya local support 24 x 7 jam, teknologi dari CloudA bisa jadi pilihan pelaku startup dan UMKM. Hal ini, kata Sihmirmo, menjadi benefit tersendiri dibandingkan pemain global cloud computing yang masih memiliki celah tersebut.



Sihmirmo mengatakan untuk mendapatkan manfaat tersebut, mitra CloudA bisa memilih beberapa paket layanan instan (xtra small, small, medium, dan custom). CloudA juga menjamin nilai transparansi yang terbukti dari tidak adanya tambahan biaya seperti extra traffic.

"Mitra cloudA dapat melakukan self provisioning dalam memilih layanan hingga pembayaran atau top up melalui transfer via virtual account dan kartu kredit," pungkasnya.

Simak Video "Keyakinan Komitmen Telkom untuk Berinovasi"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)