Kebakaran STO Jadi Sebab Telkomsel Down di Sumatera

Kebakaran STO Jadi Sebab Telkomsel Down di Sumatera

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 11 Agu 2020 18:06 WIB
Selama momen Ramadhan dan Idul Fitri 2020, Telkomsel mencatat layanan berbasis data mencapai 26,7 petabyte atau meningkat sebesar 22,8% jika dibandingkan hari normal di tahun 2020.
Ilustrasi Foto: Telkomsel
Jakarta -

Telkomsel angkat bicara terkait hilangnya sinyal yang dialami para pelanggannya di wilayah Sumatera. Kebakaran di fasilitas Sentra Telepon Otomat (STO) Telkom di Kota Pekanbaru, jadi penyebabnya.

Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin menuturkan kejadian tersebut berdampak pada layanan panggilan suara atau telepon dan SMS, yang mana sementara ini belum bisa digunakan.

Kebakaran di fasilitas STO Telkom di Kota Pekanbaru itu juga menyebabkan penurunan kualitas akses data saat para pelanggan Telkomsel di sejumlah wilayah Sumatera ketika akan mengakses internet.

"Saat ini tim teknis Telkomsel masih berupaya maksimal untuk memulihkan layanan secara keseluruhan agar dapat berjalan normal kembali. Kami akan sampaikan informasi lebih lanjut secara berkala untuk perkembangan proses pemulihan layanan tersebut," Denny dalam siaran persnya, Selasa (11/8/2020).

Adapun dalam kejadian ini, Telkomsel menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak atas gangguan dan ketidaknyamanan yang terjadi.

"Terima kasih atas kepercayaan pelanggan untuk tetap menggunakan layanan Telkomsel," pungkas pria yang disapa Abe ini.

Diberitakan sebelumnya, Sore ini banyak warga bertanya ada apa dengan layanan Telkomsel. Mereka mengalami sejumlah kendala mulai tak bisa menelepon atau isi pula.

Keluh kesah konsumen ini tumpah ruah di Twitter, Selasa (11/8/2020). Mereka mempertanyakan ada apa dengan layanan Telkomsel. Tidak lupa juga mereka me-mention @telkomsel dan @telkomcare.

Keluhan ini dirasakan sejumlah konsumen dari Aceh sampai di Padang, Batam, Pekanbaru dan malah sejumlah pengguna di Jakarta. Masalah yang mereka hadapi macam-macam seperti tidak bisa menelepon sampai mengisi pulsa.



Simak Video "Menkominfo: Operator Seluler Jadi Garda Depan Pencegahan Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)