Richard Branson, pendiri Virgin Group, terseret namanya usai muncul dalam dokumen Epstein Files yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) pada akhir Januari. Isi percakapan Branson dan Jeffrey Epstein pun mengejutkan publik.
Dalam pertukaran email dari September 2013, Branson memberi tahu Epstein bahwa ia akan senang bertemu lagi "asalkan kamu membawa haremmu", seperti dikutip dari Sky News, Selasa (3/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Email itu tercatat setelah pertemuan pribadi mereka sehari sebelumnya. Tidak hanya itu, Epstein juga meminta masukan Branson tentang cara menangani masalah citra publiknya, yang masih melekat pada rekam jejaknya sebagai terpidana pelanggaran seksual.
Branson kemudian menanggapi dengan saran yang cukup tak biasa. Ia membayangkan skenario di mana tokoh seperti Bill Gates bersedia berbicara tentang Epstein secara positif, menyinggung masa lalu Epstein termasuk hukuman untuk hubungan dengan seorang perempuan berusia 17,5 tahun.
Pertemuan dan korespondensi itu terjadi di masa sebelum keseriusan tuduhan terhadap Epstein menjadi konsumsi publik secara global.
Dokumen itu juga menunjukkan diskusi tentang rencana kunjungan Epstein ke Necker Island, pulau pribadi milik Branson di Karibia, termasuk rencana membawa beberapa orang dewasa lain, yang disebut sebagai "harem."
Menanggapi email tersebut, perwakilan dari Richard Branson menegaskan bahwa kata "harem" bukanlah istilah yang biasa digunakan oleh Branson sendiri, melainkan diulang dari ucapan Epstein, dan bahwa hubungan antara mereka terbatas pada beberapa pertemuan sosial dan bisnis lebih dari satu dekade lalu.
Virgin Group juga menyatakan bahwa setelah melakukan uji tuntas terhadap tawaran sumbangan dari Epstein, mereka membatalkan hubungan tersebut dan tidak pernah bekerja sama lebih jauh, dengan alasan tuduhan serius yang terungkap saat itu.
Munculnya email ini adalah bagian dari ratusan ribu dokumen yang kini dibuka ke publik dalam upaya transparansi, dan menambah daftar nama-nama berprofil tinggi yang dikaitkan dalam hubungan dengan Epstein, meskipun keterlibatan mereka di dalam dokumen Epstein Files ini tidak serta-merta menunjukkan kesalahan atau pelanggaran hukum.
(agt/agt)

