Peran Telkom Atasi COVID-19: Sediakan Layanan Digital-Berdayakan UMKM

Peran Telkom Atasi COVID-19: Sediakan Layanan Digital-Berdayakan UMKM

Nurcholis Maarif - detikInet
Kamis, 14 Mei 2020 21:43 WIB
Logo Telkom
Atasi COVID-19, Telkom Sediakan Layanan Digital-Berdayakan UMKM (Foto: TelkomGroup)
Jakarta -

TelkomGroup mengambil sejumlah langkah untuk mendukung pemerintah dalam mengatasi pandemi COVID-19 di Indonesia. Mulai dari penyediaan jaringan telekomunikasi, pemberdayaan UMKM, layanan digital hingga untuk pendidikan.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah menyampaikan TelkomGroup berkomitmen bersatu bahu-membahu mengatasi dampak pandemi, sehingga bencana ini bisa segera diatasi. Komitmen itu diwujudkan melalui peran aktif Telkom dalam berkontribusi mendukung upaya pemerintah sejak awal virus ini masuk ke Indonesia.

"Dimulai dari awal bulan Februari, saat penyiapan area isolasi di Pulau Natuna bagi WNI dari Wuhan yang dipulangkan ke Indonesia dan juga penyiapan area isolasi di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, TelkomGroup menyediakan akses Internet baik melalui jaringan kabel maupun jaringan seluler dari anak perusahaannya Telkomsel," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5/2020).

Sementara itu, menurut Direktur Enterprise and Business Service Telkom, Bogi Witjaksono, di kondisi pandemi COVID-19 ini, pihaknya berupaya agar dapat berkontribusi membantu seluruh segmen pelanggan dan masyarakat yang tersebar di seluruh Indonesia, baik melalui produk dan layanan maupun program CSR perusahaan.

"Tak hanya di segmen Personal dan Home, TelkomGroup pun peduli dalam mendukung segmen pelanggan UMKM, korporasi hingga pemerintah," ujarnya.

Dijelaskannya, TelkomGroup menyediakan infrastruktur dan jaringan telekomunikasi di berbagai area vital, seperti Pulau Natuna dan Pulau Sebaru selaku area isolasi, serta penyediaan akses internet di berbagai rumah sakit dan rumah sakit darurat yang dibangun pemerintah, seperti di Wisma Atlet Kemayoran dan Pulau Galang.

Tak hanya infrastruktur telekomunikasi, penyediaan layanan contact center 112 dan 119 pun kini telah terhubung dan terintegrasi antara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan 99 kabupaten dan kotamadya yang tersebar di seluruh Indonesia.

Layanan contact center 119 juga telah dikembangkan khusus untuk Corona Crisis Center di ext 9 dan untuk Layanan Sehat Jiwa Nasional (SEJIWA) di ext 8, bekerja sama dengan sukarelawan ahli dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI). Hal ini memudahkan masyarakat untuk memperoleh informasi terkait COVID-19 dari sumber yang terpercaya.

Selain itu, untuk keperluan kemudahan bagi BNPB memonitor perkembangan COVID-19 di Indonesia dan mendapatkan informasi penting dalam pengambilan keputusan, TelkomGroup membangun dashboard Digital Information Management.

Bogi menjelaskan untuk membantu Kemenkes dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat, TelkomGroup menyediakan Digital Out of Home (DOOH) di sejumlah area yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan pencerahan dan imbauan pemerintah untuk mengatasi penyebaran virus Corona ini.

Dukungan kepada UMKM dan Pelanggan Korporasi

Bogi mengatakan Telkom berinisiatif memberdayakan UMKM untuk menyediakan berbagai kebutuhan kesehatan seperti masker dan alat pelindung diri (APD) lainnya di samping menyiapkan paket sembako, menu berbuka puasa hingga bingkisan Lebaran. Bantuan diberikan kepada masyarakat terdampak COVID-19 sebagai bagian dari CSR perusahaan TelkomGroup Berbagi.

"Untuk tetap memotivasi para pelaku UMKM, Telkom menjalankan program Training of Trainer secara online kepada 46 fasilitator Rumah BUMN yang kemudian dilanjutkan dengan diselenggarakannya online training produk kepada para UMKM mitra binaan," ujar Bogi.

"Dari kegiatan ini diharapkan mampu memotivasi para pelaku UMKM untuk tetap semangat berinovasi di tengah kondisi pandemi guna menjaga tetap berjalannya perekonomian masyarakat," imbuhnya.

Kata Bogi, berbagai inovasi juga dilakukan TelkomGroup selama pandemi ini melalui beragam layanan digital demi mendukung bisnis pelanggan korporasi agar tetap bisa berjalan. Layanan tersebut d iantaranya NeucentriX Data Center, Digi ERP untuk sistem informasi perusahaan, Finpay untuk pembayaran digital, DigiClinic untuk sistem informasi klinik, dan Konsultasi Kesehatan Online, SATU (core banking BPR).

Lalu SIAP Online (Sistem Informasi Pendidikan) untuk pendidikan, Mobile Ads (SMS Marketing) dan Mediahub untuk iklan pada TV berbayar, serta Anjungan Dukcapil Mandiri untuk mesin digitalisasi kependudukan. Sementara untuk sebagai solusi kendala komunikasi selama masa work from home, TelkomGroup menyediakan layanan video conference, seperti UMeetMe dan CloudX dari Telkomsel.

"Sebagai bentuk dukungan kebijakan pemerintah untuk learn from home, tersedia layanan Pijar dan SIAP Online yang dapat digunakan oleh dunia Pendidikan di Indonesia," ujarnya.

"Juga dalam membantu kalangan pelajar dan mahasiswa selama masa belajar dari rumah, TelkomGroup menyiapkan IP Daring ke lebih dari 200 Perguruan Tinggi di Indonesia dalam mendukung program bebas kuota hingga 30GB bagi pelanggan Telkomsel untuk akses ke sejumlah materi pembelajaran online termasuk kuliah online dari Perguruan Tinggi tersebut," jelas Bogi.

Bogi menambahkan seluruh layanan TelkomGroup tersebut didukung oleh kesiapan teknisi Corporate Customer Access Network (CCAN) yang telah dilengkapi dengan APD untuk dapat melayani Pelanggan 24 jam 7 hari seminggu.

"Segala upaya yang dihadirkan TelkomGroup merupakan wujud dari kehadiran perusahaan untuk terus memberikan kemanfaatan bagi kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Indonesia. Semoga kita semua dapat saling bahu membahu menghadapi kondisi saat ini dan pandemi COVID-19 dapat segera berakhir," tutup Bogi.



Simak Video "Physical Distancing di KRL, Penumpang Dibatasi 35 Persen Per Gerbong"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/fay)