Registrasi Prabayar, Pemerintah Ikut Patungan
- detikInet
Jakarta -
Pemerintah, melalui Dirjen Postel, ikut patungan dana Rp 80 juta demi kelancaran registrasi prabayar. Dana itu akan digunakan untuk promosi di media massa. Hal itu disampaikan Gatot S. Dewa Broto, Kepala Bagian Umum dan Humas Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Postel) seusai kick off registrasi prabayar di Kantor Departemen Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kamis (15/12/2005). "Pemerintah bersama dengan operator akan mensosialisasikannya dengan menayangkan iklan layanan ini sampai dengan 28 April di TV dan media cetak," ujar Gatot. Dana untuk menggelar iklan layanan masyarakat tersebut akan berasal dari pemerintah dan operator. Tepatnya, Gatot merinci, Postel akan mengalirkan Rp 80 juta, sedangkan operator patungan hingga mencapai Rp 190 juta. "Postel juga akan mengirim surat pada setiap broadcaster untuk mengimbau registrasi melalu runing text," Gatot menambahkan.Registrasi prabayar serempak mulai digelar Kamis (15/12/2005). Metode registrasi adalah dengan mengirimkan data melalui nomor singkat 4444. Selain itu, pelanggan prabayar nantinya akan diminta melakukan validasi dengan mengirimkan berkas ke operator masing-masing. (Keterangan foto: Dari kiri, Kiskenda Suriawihardja (Direktur Utama Telkomsel), Guntur Siregar (Direktur Consumer Market Telkom), Johnny Swandi Sjam (Direktur Consumer Market Indosat/Ketua Umum Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia), Basuki Yusuf Iskandar (Dirjen Postel))
(wicak/)