Kamis, 12 Des 2019 13:42 WIB

eSIM Datang, Indosat Mau Beralih?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Ilustrasi SIM card. Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
Solo - eSIM atau SIM card elektronik memiliki keunggulan dibandingkan yang konvensional, di mana salah satunya dapat memangkas biaya produksi operator seluler. Apakah hal ini akan diterapkan oleh Indosat Ooredoo?

Teknologi eSIM merupakan SIM Card yang tertanam di smartphone. Artinya, dalam perangkat tersebut sudah ada SIM Card hanya saja masih kosong. Untuk mengaktifkan paket kuota, pelanggan tinggal memindai barcode.



Meski tergolong baru, sekarang mulai banyak vendor smartphone yang mengadopsi teknologi ini di sejumlah perangkatnya. Sebut saja Pixel 2, Pixel 3, Galaxy Watch, iPhone XR, iPhone XS, hingga iPhone XS Max.

Indosat Ooredoo tak menutup kemungkinan untuk menerapkan teknologi eSIM di masa mendatang. Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo Vikram Sinha mengatakan, terbilang mudah untuk mengadopsi teknologi eSIM.

Kendati begitu, untuk saat ini, pihaknya masih meninjau SIM Card digital tersebut. Operator yang identik dengan warna kuning merah ini ingin hadir di waktu yang tepat.

"Ini merupakan hal yang mudah untuk diadaptasi dan ketika mereka (eSIM) tiba di waktu yang tepat, pelanggan bisa menggunakannya," ucapnya di Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/12).

"Kita akan melakukannya, tentunya di waktu yang tepat. Ketika pelanggan sudah siap, maka kita menyiapkannya," sambungnya.

Sebagai informasi, di Indonesia sendiri operator seluler yang resmi mengkomersilkan layanan eSIM baru Smartfren. Sejak diperkenalkan Agustus kemarin, jumlah pelanggan eSIM di Smartfren mencapai 5.000.



Operator milik Sinar Mas itu makin gencar seiring kehadiran trio iPhone 11 di Indonesia, sehingga mereka berupaya menghadirkan eSIM untuk ketiga ponsel besutan Apple itu.

eSIM Datang, Indosat Mau Beralih?


Simak Video "Cara Mengaktifkan eSIM di iPhone 11 Pro"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)