Selasa, 26 Nov 2019 17:41 WIB

Seputar Bahaya Tawon Vespa Affinis dan Antisipasinya

Tim detikcom - detikInet
Tawon Vespa affinis (iStock) Tawon Vespa affinis (iStock)
Jakarta - Teror tawon Vespa affinis di Klaten menjadi perhatian semua orang. Anda harus tahu hewan apa ini, bahaya dan antisipasinya.

Dihimpun detikcom, Selasa (26/11/2019) inilah sejumlah informasi penting yang harus diketahui soal tawon ini:

1. Sebaran spesies

Vespa affinis disebut juga lesser banded hornet oleh para ilmuwan, karena perutnya ada lingkaran kuning hitam. Nama lokalnya adalah Tawon Ndas Tawon ini umum ada di kawasan tropis dan subtropis Asia, dari Sri Lanka, Hong Kong, Taiwan, Indonesia sampai Filipina. Ada 11 subspesies, yang di Indonesia ada Vespa affinis indosinensis dan Vespa affinis moluccana.

Ratunya berukuran 3 cm, pejantannya 2,6 cm dan pekerjanya berukuran 2,2-2,5 cm. Saat ratu tawon membuat koloni baru, akan terbentuk sarang baru untuk menampung larva. Satu koloni bisa lebih dari satu ratu sehingga terus bertambah. Sarang mereka berbentuk oval seperti buah menggantung.


2. Musim ramai tawon Vespa

Peneliti dari Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Hari Nugroho, mengatakan bulan Agustus-Oktober adalah musim berkembang biak tawon Vespa. Ini yang menyebabkan banyak serangan tawon di Klaten, dan pernah terjadi sebelumnya.

"Koloni mulai marak ditemukan karena bulan Agustus-Oktober merupakan masa koloni melepas ratu untuk membentuk koloni baru dalam rangka berkembang biak. Namun bisa jadi satu daerah dengan daerah lain berbeda karakter karena fenomena itu tergantung beberapa faktor lain yang mempengaruhi. Misalnya ketersediaan makanan di wilayah tersebut," kata Hari kepada detikcom beberapa waktu lalu.

3. Kenapa menyerang orang

Aslinya, tawon ini punya habitat di hutan dataran rendah. Namun hutan makin berkurang karena pembangunan oleh manusia. Akibatnya tawon Vespa membuat sarang di atap rumah-rumah dan hidup terlalu dekat dengan manusia. Risiko disengat pun menjadi meningkat. Karena hewan sosial, tawon Vespa juga bisa menyerang berkelompok.

"Sarangnya banyak di bangunan permukiman. Penyebabnya, habitat aslinya hutan dataran rendah terus berkurang karena pembangunan. Kemampuan bertahan dengan berbagai jenis makanan memungkinkan tawon Vespa bisa memiliki habitat baru membuat sarang di bangunan-bangunan," kata Hari.

Selanjutnya
Halaman
1 2