Kamis, 29 Agu 2019 17:45 WIB

Layanan SMS dan Telepon Terganggu di Papua, Ini Kata Telkomsel

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Wilpres Siagian/detikcom Foto: Wilpres Siagian/detikcom
Jakarta - Salah satu imbas kerusuhan yang terjadi di Jayapura, Papua, adalah jaringan telepon dan listrik di sana dikabarkan padam. Terkait hal itu, Telkomsel mengatakan ada gangguan yang berdampak pada layanan SMS dan telepon.

Diketahui, pemerintah pertama kali melakukan pembatasan layanan internet di wilayah Papua dan Papua Barat ini sejak Senin (19/8). Namun pada Rabu (21/8) pemerintah meningkatkannya jadi pemblokiran akses di wilayah tersebut. Hingga sekarang warga di sana hanya bisa menikmati layanan telekomunikasi berupa telepon dan SMS saja.




Pada situasi terkini, yakni dengan matinya layanan telepon dan SMS, artinya warga di Papua dan Papua Barat tidak bisa menggunakan layanan telekomunikasi sama sekali.

"Saat ini, tanggal 29 Agustus 2019, layanan telepon dan SMS Telkomsel di Papua untuk sementara mengalami gangguan, dan sedang kami mendalami lebih lanjut penyebabnya guna mengusakan percepatan solusi perbaikan. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, untuk mengembalikan layanan telepon dan SMS Telkomsel bisa kembali normal," tutur VP Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (29/8/2019).

Sehubungan dengan kondisi di ibu kota Papua ini yang tidak kondusif, maka kantor layanan Telkomsel (GraPARI) Jayapura untuk sementara tidak beroperasi hingga waktu yang belum bisa ditentukan.




"Telkomsel terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan Pemda dan Keamanan setempat guna memastikan keselamatan seluruh personil karyawan serta fasilitas termasuk alat produksi telekomunikasi tetap dalam keadaan aman," ungkap Denny.

Pada kesempatan ini, Denny menyampaikan bahwa Telkomsel menghormati aksi penyampaian pendapat yang disampaikan sejumlah perwakilan elemen masyarakat di Papua.

Terkait pemblokiran akses layanan data di Papua, maka mengacu pada SIARAN PERS NO. 159/HM/KOMINFO/08/2019 pada tanggal 23 Agustus 2019, mengenai pemblokiran sementara layanan Data Telekomunikasi di propinsi Papua dan Papua Barat, masih berlanjut hingga suasana Tanah Papua kembali kondusif dan normal, maka Telkomsel sebagai operator penyedia layanan telekomunikasi Senantiasa tunduk dan patuh untuk menjalankan setiap keputusan yang telah ditetapkan pemerintah.

detikINET telah berupaya untuk menghubungi Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu terkait hal ini, walaupun belum mendapatkan respons.



Simak Video "Perkembangan Terkini soal Layanan SMS dan Telepon Telkomsel di Papua"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/krs)