Senin, 15 Jul 2019 19:29 WIB

Gandeng Google, Telkomsel Rilis Solusi Android Buat Korporat

Fino Yurio Kristo - detikInet
Suasana acara. Foto: Telkomsel Suasana acara. Foto: Telkomsel
Jakarta - Melalui Telkomsel myBusiness, Telkomsel mengumumkan aliansi dengan Google untuk penerapan Android zero-touch enrollment di perusahaan berskala besar di Indonesia. Ini menjadikan Telkomsel sebagai salah satu partner resmi layanan ini di Indonesia.

Langkah ini diambil sebagai bagian upaya Telkomsel meningkatkan pangsa pasar business-to-business (B2B) perusahaan. Apa itu Android zero-touch enrollment? Android Zero-touch Enrollment adalah salah satu solusi Google untuk melakukan setup dan deployment perangkat milik perusahaan.

Didukung jaringan Telkomsel, zero-touch memungkinkan proses deployment dilakukan online dan massal, sehingga diklaim perangkat bisa digunakan langsung dengan menggunakan konfigurasi yang telah ditentukan oleh perusahaan secara otomatis.


"Saat ini banyak perusahaan ingin meningkatkan produktivitas karyawan dengan menyediakan perangkat yang hanya dapat digunakan untuk bekerja, tetapi dihadapkan dengan masalah deployment, instalasi aplikasi dan juga setup perangkat yang memerlukan waktu lama khususnya dalam kuantitas yang banyak," kata SVP Enterprise Account Management Telkomsel, Dharma Simorangkir.

"Dengan adanya Android zero-touch enrollment ini, perusahaan lebih mudah melakukan setup perangkat instalasi aplikasi dan konfigurasi karena tidak perlu dilakukan secara manual. Karyawan pun dapat lebih mudah dan cepat dalam mendukung bisnis perusahaan," klaimnya.

Android zero-touch enrollment juga menjaga keamanan perangkat dengan enkripsi dan system keamanan berlapis yang memungkinkan perusahaan mengurangi ketergantungan terhadap internal IT Support.

Layanan ini dapat pula digunakan pada berbagai merek smartphone dengan sistem operasi Android sehingga diharapkan memudahkan perusahaan dalam menentukan smartphone yang sesuai kebutuhan dan anggaran.

"Kami berharap efisiensi bisnis yang dihasilkan dari pemanfaatan teknologi yang kami hadirkan ini dapat membantu menciptakan ekosistem digital Indonesia yang lebih efisien", tutup Dharma dalam keterangannya.

(fyk/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed