Minggu, 26 Mei 2019 15:42 WIB

24 Tahun Telkomsel, 168 Juta Pelanggan dan 197 Ribu BTS

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Genap berusia 24 Tahun, Telkomsel mengusung semangat Genap berusia 24 Tahun, Telkomsel mengusung semangat
Jakarta - Telkomsel genap berusia 24 tahun pada 26 Mei 2019, tepat hari ini. Di usianya yang hampir seperempat abad, Telkomsel telah memiliki 168 juta pelanggan dan membangun lebih dari 197 ribu BTS.

Meski begitu Telkomsel tak melulu soal jumlah pelanggan dan BTS. Mereka pun menegaskan komitmennya untuk melanjutkan transformasi perusahaan menjadi digital telco company yang siap mengakselerasi negeri dengan mengembangkan ekosistem digital di Indonesia.


Mengambil tema "Terus Bergerak Maju", Telkomsel optimis dapat menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di industri telekomunikasi untuk terus menjadi pemimpin di industri. Mereka juga berkomitmen untuk berkontribusi positif bagi seluruh elemen bangsa Indonesia.

"Kami bersyukur kepada Tuhan YME dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat, khususnya pelanggan serta para pemangku kepentingan yang telah memberikan kepercayaan dengan setia menggunakan produk dan layanan Telkomsel," ujar Dirut Telkomsel Ririek Adriansyah, dalam keterangan resmi yang diterima detikINET.

Kami bangga dapat terus melayani ratusan juta pengguna layanan selular di tanah air melalui jaringan serta ragam produk dan layanan digital. Hal ini mendorong kami untuk terus mewujudkan komitmen dalam menyediakan solusi terbaik bagi kebutuhan masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air," tutur Ririek menambahkan.

Teknologi 5G hingga Pengembangan Startup

Komitmen Telkomsel untuk transformasi digital dan berinvestasi dalam mengimplementasikan mobile broadband terdepan ditunjukkan dengan menghadirkan teknologi 5G pertama di Indonesia. Itu berlangsung melalui 5G Experience di Gelora Bung Karno selama perhelatan Asian Games 2018.

Strategi Telkomsel dalam mengembangkan Bisnis Digital yang meliputi Layanan Data dan Layanan Digital, ditandai dengan meningkatnya kontribusi bisnis digital pada pendapatan Telkomsel menjadi 61,4% dari tahun sebelumnya sebesar 48.0% YoY.


Pendapatan dari Layanan Data sendiri meningkat sebesar 29,7% YoY dengan peningkatan data payload sebesar 56,6% YoY. Sedangkan Layanan Digital juga menguat dengan pertumbuhan sebesar 28,6% YoY dan telah menjadi pilar utama transformasi Telkomsel dari telco company menjadi digital telco company.

"Hasil yang terlihat dari performa bisnis Telkomsel telah sejalan dengan upaya transformasi kami baik dari segi bisnis maupun organisasi. Kami berkomitmen untuk menyediakan produk dan layanan berbasis digital bagi pelanggan yang tersebar di berbagai kota hingga pelosok terpencil wilayah Indonesia," kata Ririek menjelaskan.

Komitmen Telkomsel dalam menyediakan layanan digital dilakukan dengan memperluas portofolio Layanan Digital. Beberapa di antaranya menyentuh sektor Digital Lifestyle, Mobile Financial Services, Digital Advertising, Digital Banking, Big Data, dan Internet of Things (IoT).

Pihaknya juga menyediakan platform yang berfokus pada pengembangan startup seperti The NextDev, Telkomsel Innovation Center (TINC), dan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI). Hal tersebut juga menjadi fondasi utama untuk mengakselerasi perkembangan ekosistem digital untuk mewujudkan Indonesia Digital.

Ririek kemudian mengatakan bahwa perjalanan panjang Telkomsel selama tiga windu dengan pencapaian dan tantangan yang dijalani mendorong Telkomsel untuk terus bergerak maju mengakselerasi negeri melalui pembangunan ekosistem digital Indonesia.


"Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan setia serta stakeholder lainnya seperti pemerintah, mitra kerja, dan sahabat media atas kepercayaan dan dukungannya kepada Telkomsel selama ini. Semua yang kami lakukan tentunya ditujukan untuk dapat membantu masyarakat memperoleh akses telekomunikasi yang dapat mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di seluruh Indonesia," tuturnya.

"Semoga kehadiran Telkomsel di Bumi Pertiwi ini juga dapat memberikan inspirasi, menjadi enabler dan akhirnya mengakselerasi kemajuan serta terbentuknya ekosistem digital di Indonesia," ucap Ririek menutup. (asj/mon)