Selasa, 26 Mar 2019 22:05 WIB

Smartfren Targetkan 30 Juta Pelanggan di 2019

Akfa Nasrulhak - detikInet
Ilustrasi.Foto: Grandyos Zafna Ilustrasi.Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Smartfren mengincar pertumbuhan pelanggan hingga dua kali lipat. Operator yang merupakan anak Sinar Mas Group ini menargetkan jumlah pelanggan mencapai 30 juta.

Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim mengatakan, target tersebut bisa dicapai dengan mengandalkan berbagai produk atau paket andalannya, seperti paket internet unlimited yang dinilai telah meningkatkan pangsa pasar.

"Kalau kita sedikit refleksi, tahun lalu kita sudah menggebrak pasar Smartfren dengan mengeluarkan kartu unlimited yang pertama di Indonesia. Dan sudah berjalan hampir setahun, hasilnya sangat luar biasa, dan itu sudah merupakan sumber aktivasi brand Smartfren, 60%," ujar Djoko, saat peluncuran kartu Bonus Kuota (BosKu) di Jakarta, Selasa (26/3/2019).

"Dan kemudian kita menjelang akhir kuartal tahun lalu kita mengeluarkan yang SP (starter pack) kuota, dan itu juga menumbuhkan pasar. Dalam waktu 3 bulan sudah meningkat. Sehingga akhirnya aktivasi Smartfren meningkat pesat," imbuhnya.


Selain itu, kartu perdana hasil kerja sama dengan vlogger Atta Halilintar juga menurut Djoko telah menghasilkan pertumbuhan jumlah pelanggan baru yang tinggi setiap bulannya.

"Kartu perdana kita dengan Atta misalnya yang Rp 2 ribu per GB itu menarik banyak pengguna baru setiap bulannya," ujar Djoko.

Apalagi, dengan hadirnya produk yang terbaru, yakni kartu perdana BosKu, ia menargetkan separuh dari produksi 4 juta kartu yang telah diproduksi perdana menjadi pelanggan baru Smartfren.

"Dari 4 juta itu, kita harapkan yang lanjut hingga 24 bulan itu ya separuhnya lah. Nah itu yang kita harapkan dapat menambah pelanggan kita di situ," ujarnya.


Selain itu, untuk program kartu BosKu ini, ia menargetkan sekitar 80% dari 4 juta kartu yang telah diproduksi, para pelanggan dapat memfungsikannya untuk melakukan top up.

"20 persennya mungkin orang pakai tapi belum di top up," ujarnya.

Saat ini Smartfren telah memiliki penambahan 2 juta pelanggan sejak akhir tahun 2018. Dengan berbagai program yang diluncurkannya, ia berharap target 30 juta pelanggan dapat dicapai.

"Akhir tahun 2018 kemarin pelanggan Smartfren ada 13 juta, sekarang saja sudah 15 juta, dan kita mengharapkan jadi 30 juta di akhir tahun 2019," tutupnya. (prf/krs)


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed