Jumat, 15 Feb 2019 06:05 WIB

Satelit Palapa Nusantara Dua Siap Meluncur Mei 2020

Agus Tri Haryanto - detikInet
Logo Indosat Ooredoo. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET Logo Indosat Ooredoo. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta - Indosat Ooredoo optimistis satelit Palapa Nusantara Dua dapat meluncur pada tahun 2020, menggantikan satelit Palapa-D yang berakhir masa operasinya di tahun yang sama. Sebelum menyandang Palapa Nusantara Dua, satelit ini diberi nama Palapa Nusantara 1 atau Palapa-N1.

Jika berhasil diluncurkan dan mengisi di slot orbit 113 derajat Bujur Timur (BT), satelit Palapa Nusantara Dua akan dimanfaatkan Indosat Ooredoo sebagai penyedia jasa satelit untuk menunjang bisnis media broadcasting di Indonesia. Hal itu juga untuk mencapai visinya menjadi perusahaan digital terdepan di Indonesia.

"Indosat Ooredoo menyadari pentingnya teknologi satelit untuk menunjang bisnis penyiaran di Indonesia. Oleh karena itu, kami menyediakan Satelit Palapa Nusantara Dua yang akan diluncurkan pada tahun 2020 sebagai pengganti Satelit Palapa D, untuk menyediakan layanan media penyiaran di Indonesia," ujar Chief Business Officer Indosat Ooredoo Intan Abdams Katoppo dalam siaran persnya, Jumat (15/2/2019).




Indosat Ooredoo menargetkan peluncuran Palapa Nusantara Dua selesai pada bulan Mei 2020 dengan seamless migration process, di mana dampak transisi dari Palapa D ke Palapa Nusantara Dua sangat minim dirasakan oleh pelanggan.

Sebagai informasi, Indosat Ooredoo bersama dengan PT Pintar Nusantara Sejahtera (Pintar) dan PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) melalui perusahaan joint venture bernama PT Palapa Satelit Nusa Sejahtera (PSNS) telah menandatangani kesepakatan kerja sama untuk pembelian satelit dengan produsen satelit terkemuka asal Tiongkok, China Great Wall Industry Corporation (CGWIC).

Satelit Palapa Nusantara Dua Siap Meluncur Mei 2020Chief Business Officer Indosat Ooredoo Intan Abdams Katoppo Foto: Indosat Ooredoo


Penandatanganan itu disaksikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, dalam acara Asia Pacific Satellite Communications Systems International Conference (APSAT) 2017 di Jakarta.

Indosat Ooredoo mengoperasikan satelit Palapa-D yang diluncurkan bulan Agustus 2009 di China dan akan berakhir umurnya pada tahun 2020. Peluncurannya dilakukan oleh teknisi-teknisi terbaik dari Indosat Ooredoo.

Kapasitas transponder dalam Palapa-D disewakan kepada operator penyiaran dan telekomunikasi. Layanan satelit penunjang lain termasuk pemakaian untuk layanan TV, link Indosat Ooredoo TV, layanan jaringan privat, akses Internet, dan multimedia serta konferensi video.




"Satelit di orbit 113 derajat Bujur Timur merupakan ekosistem utama bagi penyiaran di Indonesia yang menggunakan layanan Free to Air, termasuk bagi mayoritas broadcaster lokal. Kami yakin satelit ini memiliki peranan vital dalam menyampaikan informasi ke masyarakat lewat lembaga penyiaran dan lebih jauh berguna untuk menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia." Tutup Intan.


Simak juga video 'Dirut PSN Berharap Pemerintah Mulai Serius Kembangkan Satelit':

(agt/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed