Yuk, PDKT dengan Penggawa Anyar BRTI 2018-2022

Yuk, PDKT dengan Penggawa Anyar BRTI 2018-2022

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 19 Des 2018 18:20 WIB
Anggota BRTI periode baru. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta - Sembilan orang telah dilantik oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara sebagai penggawa anyar di Komite Regulasi Telekomunikasi pada Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (KRT-BRTI) periode 2018-2022.

Pada periode sebelumnya, keanggotaan BRTI ini berjumlah tujuh orang, sedangkan sekarang ditambah dua orang. Secara struktur, BRTI periode 2018-2022 dihuni dua pemimpin dan tujuh anggota.

"Ini sebetulnya formasi itu 3-3-3. Jadi itu terdiri dari unsur pemerintah dan unsur masyarakat," ujar Rudiantara di ruang serbaguna, Gedung Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (19/12/2018).




Susunan Anggota KRTI-BRTI periode 2018-2022, yaitu:

Ketua merangkap anggota:
Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Ismail (unsur pemerintah)

Wakil Ketua merangkap anggota:
Dirjen Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan (unsur pemerintah)

Anggota:

1. Agung Harsoyo (unsur masyarakat)
2. Bambang Priantono (unsur masyarakat)
3. Danrivanto Budhijanto (unsur pemerintah)
4. I Ketut Prihadi Kresna Murti (unsur masyarakat)
5. Johny Siswadi (unsur masyarakat)
6. Rolly Rochmad Purnomo (unsur masyarakat)
7. Setyardi Widodo (unsur masyarakat)

Tentu yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah, siapa mereka dan latar belakangnya, khususnya yang berasal dari unsur masyarakat. Mari kita mengenal lebih dekat.

1. Agung Harsoyo

Agung yang merupakan kelahiran Yogyakarta pada 49 tahun lalu ini muka lama di BRTI, di mana ia merupakan anggota BRTI periode 2015-2018. Agung mengenyam pendidikan S1 Teknik Elektro di ITB, S2 Ecole Nationale Superieure Des Telecommunications de Bretagne dan Universite de Beretagne Occidentale, Prancis - Telecommunication Signal Processing dan Optoelectronics, dan S3 Universite de Bretagne Sud, Prancis - Otptics.

Pengalaman kerja Agung dimulai sebagai staf pengajar dan peneliti di ITB sampai sekarang. Begitu juga Agung termasuk seorang yang ahli di bidang forensik dan Ketua Tim Integrasi IT KPU tahun 2009.

2.Johny Siswadi

Johny adalah muka baru di BRTI. Berbicara soal pendidikannya, ia merupakan lulusan Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia - Hukum Internasional (1987) dan S2 Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Indonesia - Hukum Bisnis (2001).

Pengalaman kerja Johny diawali sebagai advokat/konsultan hukum di Pusat Informasi Hukum Indonesia (PIHI) sejak 2016-sekarang. Bekal itu yang membawanya jadi senior konsultan di Telkom 2011-2012. Lalu, mengisi berbagai posisi di perusahaan ini dan anak usahanya, di antaranya VP Corporate Secretary PT. Telkomsel, Jakarta (2009-2011), VP Legal and Compliance PT. Telkom, Jakarta (2008-2009), VP Legal and Compliance PT. Telkom, Bandung (2007-2008),AVP Interconnection PT. Telkom, Bandung (2003-2007).

3. Setyardi Widodo

Tak hanya baru, Setyardi juga jadi anggota BRTI yang tergolong masih muda, usianya baru menginjak 43 tahun.

Sama seperti Agung, Setyardi merupakan alumnus ITB untuk S1, sedangkan S2 dijalaninya di Universitas Indonesia mengambil jurusan Administrasi Bisnis.

Berbeda dengan anggota lainnya, Setyardi adalah mantan jurnalis di bidang teknologi informasi dan telekomunikasi di Bisnis Indonesia terhitung sejak 2000-2004. Pengalaman kerja ia lama melintang di Bisnis Indonesia Group, di mana jabatan terakhirnya sebagai General Manager Stretegic Marketing divisi Pemasaran dan Penjualan.

4. Bambang Priantono

Unsur masyarakat yang punya bekal di operator telekomunikasi selain Johny, yaitu Bambang Priantono. Pria kelahiran tahun 1963 tercatat pernah jadi VP Corporate Secretary PT. Telkomsel, Jakarta (2009-2011), VP Legal and Compliance PT. Telkom, Jakarta (2008-2009), VP Legal and Compliance PT. Telkom, Bandung (2007-2008), AVP Interconnection PT. Telkom, Bandung (2003-2007).

5. I Ketut Prihadi Kresna Mukti

Ketut juga punggawa lama. Ketut lulusan S3 The University of Adelaide Australia jurusan eCommerce Law ini termasuk bagian dari anggota KRT-BRTI periode 2015-2018.

Selain pernah menjadi dosen Polikenik Negeri Jakarta 2017-2018, Ketut juga pernah menduduki Kabag Hukum Ditjen Postel 2008-2010, Kasubag Penelaah Hukum Ditjen Postel 2005-2008, Kasubag Penyusunan Rancangan Peraturan Ditjen Postel 2005-2008, dan Kasubag Humas Ditjen Postel 2003-2004.

6. Rolly Rochmad Purnomo

Rolly juga anggota lama BRTI. Pria kelahiran Solo itu bersama-sama dengan Ketut dan Agung jadi bagian dari KRT BRTI periode 2015-2018.

Pengalaman kerja Rolly di antaranya menjadi Kepala Sub Direktorat Perdagangan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (2013-2015),Kepala Bidang Evaluasi dan Pelaporan, Pusat Penelitian Aplikasi Informatika dan IKP(2011-2012), Kepala Bagian Monitoring dan Pengawasan, Sekretariat Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) (2010-2011), Analis Kebijakan Persaingan, Sekretariat(KPPU), (2009), Research Student, Australian National University.


(agt/fyk)