Sudah Banyak, Konten 3G Tunggu Pengguna
- detikInet
Jakarta -
Layanan telekomunikasi generasi ketiga (3G) sudah mulai didengungkan. Para penyedia konten, menyongsong era 3G dengan konten yang sesuai. "Tinggal menunggu, pengguna siap nggak?," kata Sekjen IMOCA, Setyo Nugroho.Indonesian Mobile and Online Content Associations (IMOCA) adalah asosiasi yang menaungi content provider (CP) di Indonesia. Sampai saat ini sudah ada 60 CP yang tergabung. Dituturkan Setyo, saat dihubungi detikinet, Senin (15/8/2005), perusahaan penyedia konten di Indonesia sudah mulai mengembangkan konten untuk 3G. "Jumlah pastinya saya belum tahu, tapi sudah banyak yang saya tahu mengembangkannya, dan mungkin ada banyak content provider lain yang mengembangkannya di luar sepengetahuan saya," kata Setyo.Menurut Setyo, konten-konten 3G yang disediakan biasanya berupa layanan video, baik yang streaming maupun non-streaming. Ada juga layanan multiuser seperti game online multiuser atau aplikasi chatting. "Saat ini sudah banyak konten yang siap, tapi infrastrukturnya belum ada. Selain itu, perlu dilihat, pelanggannya siap nggak?" cetusnya.Setyo mencontohkan seperti dulu ketika layanan Multimedia Messaging Service (MMS) baru dikenalkan, sudah banyak CP yang membuat konten untuk layanan ini, tapi ternyata MMS tidak terlalu booming. "Pengguna tidak siap, layanannya jadi sulit berkembang," ungkapnya.Dikatakan Setyo, berbagai jenis konten saat ini muncul sebagai buah kreativitas anak bangsa. Menurutnya, kualitas konten di Indonesia tidak kalah dengan negara lain. Jenis konten yang banyak diminati saat ini termasuk ring back tone, informasi, lifestyle dan zodiak atau ramalan bintang. "Pangsa pasar kita juga cukup besar di Asia Tenggara. Salah satu yang favorit setelah Filipina," paparnya.
(ketepi/)