Rabu, 08 Agu 2018 11:41 WIB

Gratis! Akses Telepon dan Internet di Tanjung Lombok Utara

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Kominfo Foto: Kominfo
Jakarta - Upaya pemulihan jaringan telekomunikasi pascagempa 7 Skala Richter (SR) di Lombok, terus dilakukan pemerintah bersama operator seluler, lembaga penyiaran, dan asosiasi lembaga penyiaran.

"Selain langkah pemulihan yang dilakukan seluruh stakeholders, kami ingin mendorong sinergi untuk pemberian bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana gempa," kata Sekjen Kementerian Kominfo Farida Dwi Cahyarini, Rabu (8/8/2018).

Menurut Farida, dilakukannya koordinasi dengan pihak terkait ini untuk memberi dukungan telekomunikasi dan pemulihan jaringan yang difokuskan pada lokasi pos koordinasi dan tempat pengungsian di wilayah gempa Lombok dan sekitarnya.



"Sesuai arahan Menteri Kominfo Rudiantara penempatan VSAT digunakan untuk mendukung lokasi dan kebutuhan yang sifatnya koordinatif. Oleh karena itu penempatannya difokuskan di pos koordinasi," kata Farida.

Oleh karena itu, ditargetkan Badan Aksesibilitas Teknologi Informasi (BAKTI) Kominfo menyelesaikan pemasangan VSAT di Kantor Bupati Lombok Utara, Desa Pamenang, Dusun Mentareng, Media Center Kantor Gubernur NTB dan RSUD Mataram.

Pemasangan VSAT dibantu oleh mitra dari PSN, Yudhawira dan Lintasarta. Adapun satu VSAT cadangan sedang dikoordinasikan dengan BNPB untuk penempatannya.

Saat ini, jaringan telekomunikasi sudah berangsur pulih. Operator telekomunikasi hanya melaporkan sedikit Base Transceiver Station (BTS) yang belum bisa digunakan karena pasokan listrik yang belum normal an kendala menuju lokasi BTS untuk melakukan pemulihan.

Guna mendukung kebutuhan masyarakat, operator telekomunikasi juga menyediakan akses telepon dan internet gratis di Tanjung Lombok Utara.

Penggalangan Bantuan Korban Bencana

Dalam rapat yang digelar tadi malam, Sekjen Kementerian Kominfo meminta dukungan stakeholders sektor Kominfo untuk memanfaatkan dana CSR dan penggalangan dana masyarakat untuk membantu korban bencana.

"Terutama yang masih belum terjangkau, bisa membantu saudara kita yang sedang kesulitan," katanya.

Asosiasi lembaga penyiaran televisi dan radio menyatakan sudah melakukan penggalangan dana masyarakat. Selanjutnya, penyaluran bantuan akan dilakukan segera melalui yayasan yang telah bekerja sama dengan lembaga penyiaran.



Bantuan yang disiapkan mulai dari bantuan makanan jadi, makanan bayi, obat-obatan, selimut, tenda dan kebutuhan untuk mandi serta perangkat sehari-hari. Beberapa operator membuka dana sumbangan lewat aplikasi dan SMS mulai tanggal 6 Agustus sampai dengan 31 Oktober 2018.

Sivitas Kementerian Kominfo juga menggalang dana untuk seluruh karyawan dan stakeholders. Penggalangan dana insiatif Menteri Kominfo Rudiantara itu bisa diakses melalui Kitabisa. Saat ini sudah terkumpul lebih dari Rp 9 Juta dari target Rp100 juta.

"Sebagai ungkapan kepedulian dan sama rasa bersama Korban gempa di Lombok atas inisiasi dari segenap karyawan Kominfo, kami mengundang segenap komunitas di sektor TIK untuk bersama meringankan beban saudara-saudara kita dengan berkontribusi dalam bentuk donasi," tutur Farida.


Tonton juga video: 'TNI-Polri Kirim Bantuan ke Korban Gempa Lombok'

[Gambas:Video 20detik]

(agt/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed