Minggu, 10 Jun 2018 05:05 WIB

Telkom Garap Layanan Cerdas Cermat Digital

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Foto: Telkom Garap Layanan Cerdas Cermat Digital Foto: Telkom Garap Layanan Cerdas Cermat Digital
Jakarta - Divisi Digital Service Telkom merilis layanan Cerdas Cermat Digital untuk kalangan pendidikan. Tri Piyo Anggoro, GM Enterprise & Government Telkom mengatakan, layanan tersebut digarap oleh tim internalya sebagai pengembangan dari layanan teleconference UMeetMe.

Tri pun menjelaskan, permainan komunal semacam ini memiliki akar kuat dalam sejarah sosial di Indonesia. Misalnya, dulu ada acara favorit di televisi antara lain Kelompencapir dan Cerdas Cermat.

"Kami ingin para pelajar dan masyarakat, termasuk santri, bisa berlomba pengetahuan dengan cara baru. Metode cerdas cermatnya sama namun menjangkau tempat dan peserta lebih banyak, " katanya di Jakarta, Minggu (10/6/2018).



Layanan tersebut menghadirkan juri dan tiga peserta pada umumnya, namun peserta bisa datang dari seluruh Indonesia selama memiliki spesifikasi internet dan perangkat keras yang selaras.

Dengan konsep open platform, cerdas cermat daring ini juga bisa secara simultan digunakan banyak pihak dalam waktu sekaligus. Bahkan bisa sampai 10 pertandingan bersamaan tanpa mengurangi kualitas layanan.

"Jadi, peserta tak perlu menunggu giliran beres dulu. Bisa sekaligus jalan tanpa terganggu ke koneksi. Hal ini sudah terbukti ketika kami menggelar lomba Liga Cerdas Cermat Digital untuk santri belum lama ini, dengan peserta ada dari Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur," katanya.

Telkom Garap Layanan Cerdas Cermat DigitalFoto: Telkom Garap Layanan Cerdas Cermat Digital


Pada lomba yang digelar Senin, 4 Juni sampai Rabu 6 juni lalu, ikut serta sejumlah pesantren terkemuka, seperti Daruul Quran Ust Yusuf Mansur, Daarut Tauhiid Jakarta, MT Istiqlal, Muslim Mandiri Indonesia, Bumi Showalat Sidoarjo, Al Amanah Sidoarjo, Asyifah Depok, dst.

Total ada 27 tim melibatkan 54 orang dengan pertandingan dilakukan live dari studio Useetv dan 7 UmeetMe Corner. Pertandingan peroleh atensi netizen yakni live streaming 5.678 penonton



Selain pertandingan untuk santri terkait momen Ramadhan 1439 H, kegiatan serupa dilakukan sebelumnya dua kali dengan melibatkan anak-anak sekolahan di Jakarta. Kemudian, saat hari Kartini 21 April lalu, juga diadakan kegiatan serupa yang ditujukan bagi karyawati PT Telkom. Sejauh ini, respon pengguna atas layanan sangatlah baik.

Tri menjelaskan, dengan layanan internet kecepatan 1 Mbps saja, Cerdas Cermat Digital sudah bisa digunakan peserta. Diharapkan, akses menggunakan Indihome karena cakupan luas dan stabil. Namun masyarakat yang tak gunakan layanan internet tersebut, tetap bisa menggunakan.

Menurut dia, kalangan pendidikan akan menjadi target utama layanan karena pelaksanaan cerdas cermat saat ini tak semarak tempo dulu. Padahal, harus diakui, mamfaat lomba semacam ini sangat baik.

"Penyelenggara pendidikan, entah dinas atau sekolah, bisa mengevaluasi sudah sejauh mana pengajaran dilakukan. Sementara anak sekolah sendiri akan terus belajar dan meningkatkan pengetahuannya, mereka dipacu kompetitif," pungkasnya. (rou/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed