BERITA TERBARU
Selasa, 22 Mei 2018 19:19 WIB

Registrasi SIM Card

Jatuh Bangun Tri Setelah Anjlok 46 Juta Pelanggan

Agus Tri Haryanto - detikInet
Chief Commercial Officer Tri Dolly Susanto. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto Chief Commercial Officer Tri Dolly Susanto. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta - Registrasi ulang SIM card prabayar telah berakhir. Kendati begitu, laju pertumbuhan pelanggan operator seluler Hutchison 3 Indonesia (H3I) atau biasa dikenal dengan Tri, dalam tiga minggu terakhir meningkat drastis.

Tri mengungkapkan berdasarkan data yang terakhir masa registrasi ulang kartu prabayar pada 30 April lalu, tercatat ada 17,8 juta nomor yang berhasil teregistrasi.

Bila dibandingkan dengan jumlah pelanggan Tri yang tercatat 63,8 juta nomor sebelum berakhirnya registrasi ulang, maka ada penurunan pelanggan mencapai 46 juta nomor.


Chief Commercial Officer Tri Dolly Susanto, mengungkapkan meski mengalami penurunan pelanggan usai program registrasi ulang. Namun, setelah itu angka pelanggan Tri mengalami pertumbuhan pesat.

"Pada 18 Mei sudah ada meningkat jadi 28 juta pelanggan dan sekarang sudah 30 juta pelanggan Tri," ujar Dolly di Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Penambahan jumlah pelanggan ini, kata Dolly, ada pelanggan yang melakukan re-registrasi dan juga pelanggan baru. Sekedar informasi, yang re-registrasi itu pelanggan yang sebelumnya terblokir karena tidak melakukan registrasi tapi ingin mengaktifkan nomornya kembali.

"Dari peningkatan jumlah pelanggan ini, 60% itu berasal yang melakukan re-registrasi dan sisanya adalah pelanggan baru," ucapnya.


Walau ada pemerosotan jumlah total pelanggan, operator satu ini mengklaim tidak ada dampak pada sisi trafik. Bahkan, disebutkan pelanggan sekarang dapat menikmati layanan yang berkualitas karena frekuensi yang dimiliki Tri dapat dinikmati pelanggan dengan leluasa.

"Meski pertumbuhan pelanggan hingga dua kali lipat, tapi tidak akan berhenti sampai di sini untuk memberikan hal baru," tandasnya. (jsn/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed