Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Accenture Akuisisi Downdetector dan Speedtest Senilai Hampir Rp 20 Triliun

Accenture Akuisisi Downdetector dan Speedtest Senilai Hampir Rp 20 Triliun


Anggoro Suryo - detikInet

Accenture Technology Vision 2021
Ilustrasi Accenture. Foto: Accenture
Jakarta -

Perusahaan konsultan teknologi Accenture mengumumkan rencana mengakuisisi platform pemantau internet Ookla dari Ziff Davis dengan nilai sekitar USD 1,2 miliar (sekitar Rp 19,5 triliun).

Akuisisi ini mencakup sejumlah layanan populer milik Ookla, termasuk Speedtest dan Downdetector, dua platform yang banyak dipakai pengguna internet untuk mengecek kecepatan jaringan dan mengetahui apakah suatu layanan online sedang mengalami gangguan.

Dalam pernyataannya, CEO Accenture Julie Sweet mengatakan data jaringan yang dimiliki Ookla akan dimanfaatkan untuk membantu perusahaan dan instansi pemerintah mengembangkan teknologi kecerdasan buatan dengan lebih aman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Menurutnya, data dari platform tersebut dapat memberikan wawasan penting tentang performa jaringan global, yang semakin dibutuhkan di era komputasi cloud dan AI.

Ookla sendiri dikenal sebagai penyedia data dan analisis performa jaringan internet. Selain Speedtest dan Downdetector, perusahaan ini juga memiliki produk lain seperti Ekahau yang digunakan untuk desain dan troubleshooting jaringan Wi-Fi, serta RootMetrics yang mengukur kualitas jaringan seluler.

Ziff Davis membeli Ookla pada 2014 dan sejak itu mengembangkan berbagai layanan berbasis data jaringan. Perusahaan media digital ini juga memiliki sejumlah brand teknologi dan hiburan populer seperti CNET, IGN, dan Eurogamer.

Setelah akuisisi rampung--yang masih menunggu persetujuan regulator--Accenture menyebut data dari Ookla akan digunakan untuk membantu penyedia layanan cloud dan perusahaan teknologi besar yang mengoperasikan infrastruktur AI berskala besar.

Meski begitu, Accenture menyatakan bisnis Ookla akan tetap berjalan seperti saat ini. Platform seperti Speedtest dan Downdetector dipastikan tetap tersedia untuk publik, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Jumat (6/3/2026).

CEO Ookla Stephen Bye mengatakan bergabung dengan Accenture akan membuka peluang ekspansi lebih besar bagi perusahaan. Menurutnya, kolaborasi ini akan membantu memperluas bisnis data jaringan Ookla ke perusahaan-perusahaan besar di seluruh dunia.

"Bergabung dengan Accenture memungkinkan kami memperluas bisnis data jaringan ke perusahaan global dan mempercepat tujuan kami menciptakan pengalaman konektivitas yang lebih baik," ujarnya.




(asj/asj)




Hide Ads