BERITA TERBARU
Jumat, 22 Des 2017 18:35 WIB

Telkomsel, XL, dan Indosat Berbenah Jaringan Jelang Natal

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: dok. Telkomsel Foto: dok. Telkomsel
Jakarta - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2018, sejumlah operator seluler di Indonesia memperkuat layanannya. Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat Ooredoo melakukan optimalisasi jaringan agar layanan telekomunikasi berjalan lancar selama momen tersebut.

Telkomsel setidaknya mengerahkan 103 unit mobile BTS yang ditempatkan titik-ttik yang diperkirakan akan pada trafik komunikasi. Telkomsel telah memetakan sebanyak 709 titik yang akan menjadi pusat keramaian publik selama Natal dan Tahun Baru, seperti mal dan pusat perbelanjaan, obyek wisata, alun-alun, bandara, terminal, stasiun, serta pelabuhan.

Dari seluruh titik tersebut, 13 lokasi yang menjadi prioritas utama pengamanan jaringan adalah Merdeka Walk (Medan), Jam Gadang (Padang), Benteng Kuto Besak (Palembang), Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah (Jakarta), Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Botani Square (Bogor), Pangandaran (Ciamis), Alun-alun Yogyakarta, Tanjung Kodok (Lamongan), Pantai Kuta (Bali), Lapangan Merdeka (Balikpapan), Manado Town Square, dan Lapangan Merdeka (Ambon).

Direktur Network Telkomsel Bob Apriawan mengatakan pihaknya telah meningkatkan kualitas dan menambah kapasitas jaringan untuk memastikan kondisi jaringan tetap prima. Sehingga pelanggan selalu nyaman berkomunikasi selama menikmati liburan Natal dan Tahun Baru, bahkan pada kondisi trafik paling padat sekalipun.

"Kami juga secara rutin melakukan uji jaringan, baik dalam kondisi bergerak maupun tidak bergerak, untuk menjamin kelancaran penggunaan layanan data yang biasanya dimanfaatkan pelanggan untuk mengunggah foto atau video aktivitas pergantian tahun melalui perangkatnya," ujarnya dalam keterangan, Jumat (22/12/2017).

Telkomsel memprediksi puncak periode Natal dan Tahun Baru akan meningkan layanan data 35% dibanding hari normal. Ini terkait kebiasaan pelanggan yang menjajal video dan musik secara streaming, lalu game online, maupun interaksi di media sosial.

Kesiapan juga dilakukan oleh Indosat Ooredoo. Operator satu ini juga meningkatkan kapasitas jaringan, baik itu kebutuhan layanan data, SMS, dan suara. Kapasitas suara ditingkatkan menjadi 2.249 juta menit/hari (atau 37,49 juta Erlang/hari), kapasitas SMS ditingkatkan menjadi 1,011 milyar SMS/hari dan kapasitas layanan Data ditingkatkan menjadi 8.262 Terabyte/hari.

Deva Rachman, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo mengungkapkan, seperti tahun-tahun sebelumnya, peningkatan aktifitas masyarakat di akhir dan awal tahun selalu diikuti dengan peningkatan berkomunikasi yang juga berimbas pada peningkatan trafik telekomunikasi, apalagi dengan tren penggunaan sosial media atau media digital yang semakin meningkat di masa-masa festive seperti liburan, Natal dan Tahun Baru.

"Kami berupaya untuk tetap menjaga kenyamanan dan kelancaran masyarakat dalam menggunakan seluruh layanan Indosat Ooredoo, dimanapun dan dalam kondisi apapun, seperti pada akhir dan awal tahun saat ini, dengan menyiapkan kapasitas jaringan serta kualitas layanan yang tetap prima," demikian katanya.

Langkah serupa juga dilakukan oleh XL yang menyiapkan jaringannya agar kenaikan trafik telekomunikasi tak mempengaruhi layanan komunikasi kepada pelanggan. Ini tak terlepas dari mobilitas masyarakat Indonesia pada periode Natal dan Tahun Baru yang semakin meningkat.

"Masyarakat tidak hanya sekadar mengucapkan selamat Natal atau Tahun Baru. Habit berbagi pengalaman dan informasi melalui dunia maya semakin menjadi keseharian masyarakat Indonesia dan hal inilah yang terutama menjadi faktor pendorong meningkatkan trafik layanan di setiap masa libur panjang," kata Direktur Teknologi XL Yessie D. Yosetya.

Semua aktivitas jaringan XL bisa terpatau melalui suatu monitoring center yang berada di Jakarta dan kota lainnya. Melalui monitoring ini, petugas jaringan bisa langsung mendeteksi kepadatan di suatu lokasi sehingga bisa melakukan pencegahan atau menanganinya lebih lanjut.

Strategi antisipasi kenaikan trafik oleh XL juga dilihat dari pergerakan masyarakat. Untuk itu, XL melakukan antisipasi dengan memperkuat jaringan di daerah-daerah yang diprediksikan naik secara signifikan, mulai dari Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Bandung, Yogyakarta, dan Bali. (agt/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed