Rabu, 01 Nov 2017 21:02 WIB

Registrasi SIM Card Minimalisir 'Mama Minta Pulsa'

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Ilustrasi. Foto: detikINET/Achmad Rouzni Noor II Ilustrasi. Foto: detikINET/Achmad Rouzni Noor II
Jakarta - Tindak kejahatan dengan menggunakan jaringan telekomunikasi memang sudah lama beredar. Dengan adanya program registrasi kartu SIM prabayar, dinilai bisa meminimalisir modus kejahatan, di antaranya modus 'mama minta pulsa'.

"Jadi begini, hari ini oknum saya katakan tadi, dengan santai mengirim 'mama minta pulsa, 'mama minta kawin', karena apa? Dia yakin nama dia tidak benar di perut operator. Cari saja wong nama dia tidak valid," ucap Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys di Jakarta, Rabu (1/11/2017).

Tapi sekarang, lanjut Merza, ketika datanya valid orang yang punya niat jahat akan ragu-ragu ketika melakukan hal itu. Takut nanti keberadaannya bisa diketahui bila terjadi pelaporan.

"Jadi jangan lihat kitanya sebagai yang dikirimi. Lihatlah orang yang memanfaatkan barang ini (ponsel) untuk melakukan tindakan yang tidak benar, dengan cara ini mereka mulai ngerem," imbuhnya.

Merza belum bisa menyebutkan angka rasio penurunan modus kejahatan dengan adanya program ini. Hal ini karena program registrasi SIM Card prabayar memang baru berjalan dua hari, terhitung sejak tanggal 31 Oktober 2017.

"Ini semua baru hipotesa yang sifatnya kualitatif. Siapa sih yang berani melakukan kejahatan kalau diketahui dia siapa? Saya sih tidak berani," ujar Merza sembari bercanda.

Selama dua hari penyelenggaraan progeam registrasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menayatakan telah mengantungi 30.201.602 kartu SIM yang melakukan registrasi. Program registrasi ini ditunggu sampai tanggal 28 Februari 2018.

Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kominfo Profesor Ahmad M. Ramli mengatakan bahwa program registrasi ini dimaksudkan untuk memberikan kepastian, kenyamanan, dan keamanan kepada seluruh masyarakat. Masyarakat pun diimbau tidak perlu khawatir datanya akan bocor.

"Semua data pelanggan dijamin aman oleh operator. Hal ini karena program mengantungi sertifikasi ISO 27.001," tegas Ramli. (mag/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Masih Sulit Bawa Manusia Terbang ke Mars

    'Masih Sulit Bawa Manusia Terbang ke Mars'

    Senin, 18 Jun 2018 21:35 WIB
    Space Launch System NASA, Rocket SpaceX milik Elon Musk, dan Blue Origin kepunyaan Jeff Bezos, diyakini mantan astronot ini masih sulit bawa manusia ke Mars.
  • Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Senin, 18 Jun 2018 19:59 WIB
    Huawei merilis surat terbuka yang isinya membantah tudingan pemerintah Australia yang menilai jaringan mereka berbahaya bagi keamanan nasional negara itu.
  • Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Senin, 18 Jun 2018 15:35 WIB
    Berbahan dasar kardus, tak sedikit gamer yang mengejek kemunculan Nintendo Labo. Meski demikian, nyatanya aksesoris Nintendo Switch ini laris manis di pasaran.
  • Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Senin, 18 Jun 2018 14:26 WIB
    Google terus memperkuat cengkraman bisnisnya di China dengan cara mengguyur uang triliunan rupiah di salah satu raksasa e-commerce pesaing terkuat Alibaba.
  • Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Senin, 18 Jun 2018 13:35 WIB
    Telkomsel mencatat kenaikan trafik layanan data signifikan. Jika dibandingkan periode Lebaran tahun lalu, trafik data operator seluler itu melonjak pesat 109%.
  • Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Senin, 18 Jun 2018 12:53 WIB
    Setelah update Thanos dari euforia film Avengers Infinity War beberapa waktu lalu, kini game Fortnite juga ikut serta menyemarakkan Piala Dunia 2018.
  • Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Senin, 18 Jun 2018 10:59 WIB
    Hari ini adalah hari ayah di Amerika Serikat. Pendiri Microsoft Bill Gates pun tak ketinggalan mengucapkan selamat hari ayah untuk bapaknya yang ternyata..