Itulah gambaran ketika detikINET mengikuti kunjungan kerja Menkominfo di Kabupaten Alor, Rabu (16/8/2017). Kedatangan pria yang kerap disapa Chief RA ke SDN Benlelang menjadi salah satu agendanya.
Di sekolah yang berlokasi di Kecamatan Alor Tengah Utara ini, Menkominfo tidak memang tak sekadar menjumpai anak-anak di sana. Dia turut melakukan peninjauan fasilitas akses internet di sekolah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Kominfo |
Akses internet di SD Negeri Benlelang sendiri sudah lama tersedia. Kominfo menghadirkannya sejak 2015 lewat program Akses Internet Sekolah. Koneksi yang digunakan adalah lewat jalur Vsat, dengan kecepatan 2 Mbps.
"Tahun ini akan kami naikan dua kali lipatnya, jadi 4 Mbps," ungkap Menkominfo.
Sejak adanya koneksi internet, pihak SDN Benlelang mengaku sangat terbantu dalam proses belajar mengajar. Sebelumnya, mereka harus merogoh dana dari kantong sendiri untuk kebutuhan tersebut.
Pemanfaatan internet sendiri sejauh ini lebih banyak digunakan para guru. Mereka biasanya mencari bahan untuk memperkaya materi pengajaran. Selain itu, mereka juga menggunakannya untuk memasukkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang memang dilakukan secara online.
Pihak SDN Benlelang belum memberikan akses intenet sepenuhnya ke anak didik mereka. Tapi mereka sudah mulai memperkenalkannya pada anak kelas empat hingga enam.
Dalam kesempatan ini, Menkominfo berpesan agar para guru menjaga anak didiknya dari paparan konten negatif di dunia maya. Dia mengibaratkan internet itu seperti pedang bermata dua, bisa berdampak positif, sekaligus juga negatif jika tidak dijaga.
"Karena itu bapak ibu guru, saya mohon bantuannya agar pelajar SDN Balelang menggunakan internet untuk informasi yang baik-baik, jangan yang tidak baik. Jangan buatkan akun media sosial, kalau sudah lulus SMP boleh lah," pinta Chief RA.
"Para guru juga harus lebih giat belajar internet. Jangan sampai nanti malah bertanya pada anak murid cara aksesnya," pungkasnya. (rns/rns)
Foto: Kominfo