BERITA TERBARU
Selasa, 16 Mei 2017 07:39 WIB

Pelanggan Tri Habiskan Data 4 GB Tiap Bulan Demi YouTube

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Adi/detikcom Foto: Adi/detikcom
Jakarta - Kehadiran jaringan 4G tampaknya mendorong peningkatan konsumsi data pelanggan. Ini setidaknya dirasakan oleh operator seluler Tri.

Pada April lalu, Tri mencatat pengguna menghabiskan hingga 3 GB per bulannya. Selang sebulan, mereka mencatat kenaikan menjadi 4 GB.

Kenaikan ini masih lantaran banyaknya pengguna yang mengakses layanan streaming video. Terbukti, YouTube menjadi aplikasi yang paling sering diakses pengguna.

"Mayoritas pengguna kami adalah milenial. Mereka memang lebih menghabiskan data untuk menikmati hiburan," kata Dolly Susanto, Chief Commercial Officer Tri Indonesia di acara peluncuran Bima+, Jakarta.

Meningkatnya konsumsi data turut diikuti lonjakan trafik data Tri. Dalam sehari mereka mencatat trafik data mencapai 2.300 terabyte. Jika dihitung per bulan, trafik data Tri tembus 75 ribu terabyte.

Karena itu, anak usaha Hutchison Whampoa ini berencana ikut lelang frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz. Agar dapat meningkatkan layanan ke 58,6 juta pelanggan ke depannya.

Untuk diketahui total spektrum yang ditempati Tri saat ini hanya 20 MHz, yakni 10 MHz di 1.800 MHz dan 10 MHz lainnya di 2,1 GHz. Praktis, hanya 5 MHz saja yang bisa dimaksimalkan operator ini saat ekspansi 4G. Karena sisanya, masih digunakan untuk melayani 2G dan 3G.

Pemerintah sendiri akan melelang frekuensi 2,3 GHz sebanyak 15 MHz dari sisa kosong sebanyak 30 MHz. Sedangkan untuk 2,1 GHz akan dilelang sebanyak dua blok, masing-masing 5 MHz.

Rancangan Peraturan Menteri (RPM) terkait seleksi pengguna pita frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz sedang diuji publik. RPM tersebut nanti disahkan menjadi Peraturan Menteri (Permen).

Menkominfo Rudiantara sebelumnya telah memastikan Permen terkait lelang frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz akan ditandatangani akhir Mei ini.

"Bulan ini Insya Allah saya tanda tangan peraturan menterinya," kata Rudiantara beberapa waktu lalu.

Ia pun memastikan proses lelang 2,1 GHz dan 2,3 GHz akan dilaksanakan berbarengan. Pria yang kerap disapa Chief RA menjanjikan akan segera memaparkan gambarannya, terutama soal permasalahan lelang.

(afr/yud)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed