Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
KPPU Investigasi Tender Proyek Palapa Ring

KPPU Investigasi Tender Proyek Palapa Ring


Achmad Rouzni Noor II - detikInet

Foto: detikcom/Reno Hastukrisnapati Widarto
Jakarta - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) tengah melakukan investigasi adanya dugaan persengkongkolan pemenang tender di proyek Palapa Ring.

Menurut Ketua KPPU Muhammad Syarkawi Rauf, investigasi kasus Palapa Ring ini berangkat dari adanya laporan tentang ketidakberesan saat proses tender dilakukan.

"Kami mendapati laporan adanya proses yang tidak sehat dalam tender di proyek Palapa Ring. Intinya ada persengkongkolan pemenang tender," ujarnya saat dikonfirmasi detikINET, Rabu(12/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Syarkawi belum mau menjelaskan secara detail persengkongkolan seperti apa yang dimaksud, dan untuk wilayah Palapa Ring di bagian mana. Menurutnya, kasus ini masih dalam kajian KPPU.

"Saya belum bisa menyampaikan karena perlu mendalami kasus ini terlebih dahulu. Kami lagi proses investigasi," ungkapnya di akhir perbincangan.

Seperti diketahui, proyek Palapa Ring dibagi menjadi tiga paket, yakni paket barat, tengah, dan timur. Untuk paket barat, dimenangkan oleh Konsorsium Mora Telematika Indonesia (90%) dan Ketrosden Triasmitra (10%).

Di paket tengah dimenangkan oleh Konsorsium Pandawa Lima yakni PT LEN (Ketua Konsorsium), PT Teknologi Riset Global Investama, PT Sufia Technologies, PT Bina Nusantara Perkasa, dan PT Multi Kontrol Nusantara. Sementara pada paket timur dimenangkan oleh konsorsium Moratelindo, IBS, dan Smart Telecom.

KPPU Investigasi Tender Proyek Palapa Ring


Palapa Ring ini sendiri merupakan proyek besar pembangunan jaringan utama di seluruh wilayah Indonesia agar bisa terkoneksi dengan internet, yang menjadi target Rencana Pita Lebar Indonesia 2014 hingga 2019.

Nantinya, masyarakat pedesaan bisa menikmati internet dengan kecepatan 10 Mbps dan 20 Mbps bagi masyarakat perkotaan. Untuk wilayah barat, akan direntangkan fiber optik bawah laut sepanjang 1.122 kilometer.

Di wilayah tengah, bakal digelar serat optik baik darat maupun laut sepanjang 1.676 kilometer. Sementara, di wilayah timur, panjang kabel optik sekitar 5.681 kilometer di laut dan darat. Proyek Palapa Ring ini secara total memiliki nilai investasi sebesar USD 300 juga hingga USD 400 juta. (rou/ash)
TAGS







Hide Ads