Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
YouTube Sedot 35,2 TB Kuota Pelanggan Smartfren

YouTube Sedot 35,2 TB Kuota Pelanggan Smartfren


Yudhianto - detikInet

Foto: detikINET/Alif
Ubud - Smartfren memaparkan laporan tren penggunaan data pelanggan dalam memanfaatkan jaringannya. Dan tenyata YouTube menempati posisi teratas sebagai layanan yang paling banyak diakses.

Dibanding layanan-layanan di internet lainnya, akses ke YouTube mendominasi dengan persentase sebesar 21,42%. Atau kalau ditotal, pelanggan Smartfren menghabiskan hingga 35,2 TB hanya untuk buka YouTube tiap bulannya.

Angka ini jauh kalau dibandingkan akses Facebook yang mengisi posisi kedua. Dengan persentase di angka 9,26%, pelanggan Smartfren tercatat menguras data hingga 15,2 TB. Namun angka ini membuktikan kalau Facebook masih jadi primadonanya media sosial, setidaknya di kalangan pelanggan Smartfren.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beralih ke peringkat ketiga, siapa sangka kalau ternyata Instagram mampu menempel ketat Facebook. Menurut Smartfren, Instagram merengkuh persentase sebesar 8,74% yang setara dengan penggunaaan data 14,3 TB.

Sementara di posisi keempat diisi oleh BBM yang terbukti masih sangat digemari. Layanan pesan instan ini berhasil memperoleh porsi 6% dengan total konsumsi data hingga 9,9 TB.

Kemudian disusul Google Play di posisi kelima dengan persentase yang selisihnya tipis yakni 5,99%. Adapun total penggunaan data yang disedot pasar aplikasi robot hijau itu adalah sebesar 9,8 TB.

Tren Pengguna Data Smartfren (foto: Yudhianto/detikINET)


Berdasarkan paparan data di atas, Ari Abdya Putra, Prepaid Dept. Head Smartfren, lantas yakin kalau target Smartfren yang ingin jadi yang terbesar perihal penggunaan mobile data bisa diwujudkan.

Apalagi target ini ditunjang oleh kontribusi penjualan MiFi yang diklaim sangat signifikan, sehingga penggunaan mobile data Smartfren diyakini akan mampu mendominasi.

"Kami yakin tahun ini bisa jadi the best untuk mobile data. Apalagi ditunjang penjualan MiFi yang cukup signifikan. Ketika jelang lebaran lalu, pertumbuhannya mencapai 80%," ujar Adi, di Padma Resort, Ubud, Bali, Kamis (11/8/2016). (yud/rou)
TAGS







Hide Ads