Mereka datang bukan untuk berdemo, melainkan mengikuti apel dalam rangka pengecekan kesiapan jaringan seluler guna menyambut mudik yang dikomandoi Menkominfo Rudiantara.
Hajatan ini untuk memastikan perfomansi jaringan setiap operator mampu melayani pelanggan dan memenuhi standar kualitas layanan yang ditetapkan selama bulan Ramadan dan Idul Fitri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengacu pada Peraturan Menkominfo nomor 16 nomor tahun 2013 tentang Standar Pelayanan Jasa Teleponi Dasar Pada Jaringan Bergerak Selular.
![]() |
Adapun paramater jaringan yang diamati mencakup jangkauan dan kekuatan sinyal meliputi cakupan jaringan dan panggilan (successfull call ratio & block call ratio) serta kontinuitas panggilan (drop call ratio) dalam satu operator seluler (on-net) maupun lintas operator (off-net); layanan pesan singkat (SMS) mencakup tingkat kesuksesan pengiriman pesan (successfull SMS ratio) on-net dan off-net.
Termasuk layanan mobile internet meliputi tingkat kesuksesan akses internet (HTTP successfull attempt) serta kualitas layanan internet (data throughput, network latency).
Adapun terkait dengan titik pengujian dilakukan melalui titik keberangkatan mudik kereta api (20-21 Juni 2016) di stasiun Gambir dan stasiun Senen. Melalui bus (20-21 Juni 2016) di terminal Kampung Rambutan, Pulogadung dan Kalideres.
Sementara melalui pesawat terbang (3 Juni) di bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdana Kusuma dan kapal laut dilaksanakan pada 20-21 Juni di pelabuhan Tanjung Priok.
Dalam sambutannya, Menkominfo Rudiantara mengungkapkan, meski sudah menjadi agenda rutin, pengujian jaringan merupakan sesuatu yang tak bisa dilewatkan begitu saja. Sebab mudik merupakan hajatan besar di Indonesia, bahkan dunia.
Terlebih menurut proyeksi pemerintah, pemudik yang menggunakan transportasi darat tak menunjukkan tanda-tanda penurunan. Sehingga sangat berpotensi menimbulkan macet dalam satu area.
"Semakin macet di jalan, bisnis seluler harusnya jadi semakin bagus (karena orang bakal lebih menghabiskan waktu dengan ponselnya-red.). Namun bukan berarti kita mendoakan agar terus-terusan macet ya. Tapi ini lebih untuk membuktikan kemampuan jaringan operator," kata Rudiantara di kantor Kominfo, Jakarta, Jumat (3/6/2016).
"Pengujian jaringan yang dilakukan juga tak cuma terfokus di jalur darat. Bagi mereka yang menggunakan transportasi kapal laut dan pesawat terbang kita juga cek di titik-titik pemberangkatan. Di beberapa kapal Pelni juga ada operator yang sudah menaruh cell BTS. Tapi nanti kalau mau ultimate tunggu satelit L-Band 1,2 dan 3," tandas menteri yang biasa disapa Chief RA itu.
Metode pengujian yang dilakukan:
-. Kondisi Bergerak (Mobile)
Pengujian terus menerus sepanjang rute untuk coverage & signal strenght, layanan teleponi dasar, layanan pesan singkat (SMS) dan layanan mobile internet.
Untuk coverage & signal strenght dilakukan monitoring terus menerus.
Untuk pengujian layanan panggilan suara, dilakukan dengan melakukan panggilan selama 1 menit dengan jeda 10 detik dan diulang selama rute perjalanan.
Untuk pengujian layanan SMS, dilakukan dengan melakukan pengiriman SMS dengan jeda 10 detik dan diulang selama rute perjalanan.
Untuk pengujian layanan mobile internet dilakukan dengan unduh file terus menerus ke website tertentu
-. Kondisi Diam (Stationary) :
Prosedur yang hampir sama dengan Drive Test tetapi dilakukan di lokasi keramaian seperti bandara, stasiun, pelabuhan, dan lain sebagainya.
(ash/fyk)
