Hal tersebut diungkapkan oleh President Director dan CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli saat ditemui usai acara peluncuran Freedom Combo 2.0 di Jakarta, Senin (30/5/2016).
"Para menteri sudah paraf. Saya tidak tahu presiden sudah tanda tangan atau belum, tapi sudah di meja presiden," kata Alex memastikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila diestimasi, Alex menargetkan akhir tahun akan terealisasi. Pasalanya sebagaimana membangun jaringan, perlu ada proses.
"Sekarang lagi diskusi dengan vendor. Lagi dibahas penggunaan solusi yang ada, membangun yang baru hingga bagaimana transisi infrastruktur dari yang lama agar berjalan smooth," jelas pria berkacamata ini.
Seperti diketahui, XL dan Indosat sepakat menggelar jaringan 4G bersama melalui teknologi Multi Operator Radio Access Network (MORAN) di beberapa kota seperti Banyumas, Surakarta, Batam, dan Banjarmasin.
Operator yang identik berwarna kuning dan merah ini berkeinginan dapat memperluas kerjasama tersebut di 13 kota lain. Namun agar lebih terasa efesiensinya maka perlu diterapkan metode Multi Operator Core Network (MOCN).
Namun dengan turunnya aturan, kerjasama infrastruktur jaringan tidak sebatas MOCN. Para operator dapat melakukan lebih banyak lagi. "Dengan adanya aturan, dimungkinkan MOCN. Tapi bisa jauh lebih besar, seperti membangun jaringan bersama, jadi network collaboration," pungkas Alex. (afr/fyk)