Menurut sang menteri urusan ICT, hal ini dilakukan karena akses internet masih terfokus pengembangannya di Pulau Jawa saja. Sementara di luar pulau jawa seakan-akan dianaktirikan.
Oleh karenanya, Rudiantara pun ingin mempercepat pemerataan layanan internet ke berbagai daerah di Tanah Air. Untuk itu, ia sangat terbuka untuk mengadopsi berbagai teknologi asalkan mudah dalam penerapannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, ketersediaan layanan internet di seluruh wilayah Indonesia menjadi fokus utama Menkominfo sepanjang tahun ini. Hanya saja, ia akan lebih dititikberatkan pada pembangunan fixed broadband.
Meski demikian, Kominfo tetap akan menggenjot wireless broadband. Rencananya semester pertama tahun 2016 ini, Kemenkominfo bakal mengoptimalkan frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz untuk internet cepat.
"Bisa saja nanti 2,1 GHz dikombinasikan dengan 2,3 GHz untuk 4G LTE. Kan ada TDD, teknologi dan perangkatnya sudah tersedia. Di semester pertama diselesaikan," papar menteri yang akrab disapa Chief RA itu.
Frekuensi 2,1 GHz sejatinya akan dilelang pada kuartal pertama 2016. Namun setelah dipertimbangkan lagi akan digabungkan di kuartal kedua bersama 2,3 GHz.
(afr/rou)