Indosat Ooredoo mempercayakan Nokia Networks untuk membangun jaringan 4G LTE-Advanced di area Jawa, Kalimantan dan Sumatera dengan teknologi carrier aggregation yang menyatukan spektrum 900 MHz dan 1.800 MHz.
Sebagai bagian dari kontrak tersebut, seperti detikINET kutip dari keterangannya, Jumat (11/12/2015), tim Global Services Nokia Networks menempatkan eNode B untuk base station 4G LTE di beberapa kota besar di tiga wilayah tersebut.
Tim tersebut juga telah mengagregasikan dua carrier di pita spektrum 900 MHz dan 1.800 MHz untuk memberikan kecepatan downlink hingga 150 Mbps kepada pelanggan Indosat di wilayah Jawa, Sumatera dan Kalimantan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Solusi dan layanan yang disediakan Nokia Networks untuk 4G LTE Indosat antara lain berupa perencanaan jaringan dan optimasi, desain dan layanan implementasi, serta layanan hardware.
Kemudian radio akses Single RAN Advanced, termasuk 10 BTS Flexi Multiradio
Software untuk mengagregasikan LTE carrier di kedua pita spektrum 900 MHz dan 1800 MHz.
Dan terakhir adalah NetAct, sebuah virtualisasi OSS untuk pemantauan dan optimasi yang efektif dan terkonsolidasi untuk jaringan LTE-A Indosat. Kerja sama pembangunan jaringan itu pun diamini oleh Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat Ooredoo.
"Sebagai mitra yang mengerti kebutuhan kami dan solusi yang sesuai dengan persyaratan dari kami, Nokia Networks memainkan peran penting dalam mewujudkan visi perusahaan untuk memberikan pengalaman mobile broadband terbaik di kelasnya, di Pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan," kata orang nomor satu di Indosat tersebut.
"Kami sangat senang dengan kecepatan penyediaan layanan yang lebih cepat dari jadwal awal dan memungkinkan komersialisasi yang cepat. Kami akan terus memperluas cakupan LTE di seluruh Indonesia, dengan tujuan akhir untuk menyediakan layanan data yang unggul bagi setiap pelanggan yang menggunakan jaringan kami," lanjut Alex dalam kesempatan yang sama.
Sementara Achim Springmann, Head of Indosat Ooredoo Customer Team dari Nokia Networks mengatakan, kerja sama kontrak pembangunan LTE-A bersama Indosat merupakan lanjutan dari proyek uji coba 4G sebelumnya di 1.800 MHz yang telah digarap sejak 2012 lalu.
"Proyek ini semakin memperkuat hubungan kami dengan Indosat Ooredoo dan mengambil langkah penting dalam mewujudkan visi untuk menyediakan cakupan LTE terbaik di kelasnya di seluruh Indonesia," pungkasnya.
(rou/rou)