Dalam pertemuan ASEAN ICT Ministers Meeting di Da Nang, Vietnam, seluruh menteri urusan teknologi komunikasi informasi di Asia Tenggara sepakat untuk mengadopsi ASEAN ICT Masterplan 2020.
Dalam pertemuan ini, delegasi dari Indonesia dipimpin oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Ia sendiri ikut memberikan sambutan pada sesi pembukaan tadi pagi, Kamis (26/11/2015).
"Besok, rapat menteri-menteri ASEAN akan mengadopsi ASEAN ICT Masterplan 2020 (AIM2020). Nah, AIM2020 ini merupakan rujukan kerangka kerjasama bidang ICT bagi negara-negara ASEAN," lanjut Chief RA, panggilan akrabnya, saat berbincang dengan detikINET.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Economic Integration & Transformation
2. People Integration & Empowerment Through ICT
3. Innovation
4. ICT Infrastructure Development
5. Human Capital Development
6. ICT in the Single Market
7. New Media and Content
8. Information Security & Assurance
Dijelaskan oleh Menkominfo, poin ke-6, ke-7 dan ke-8 merupakan tambahan atas masterplan sebelumnya. Ini untuk meng-address dinamika yang terjadi pada industri ICT yang berubah cepat. Tambahan isunya mengenai pasar/bisnis, konten, dan masalah sekuriti.
"Kita harus berani mengusulkan strategic objectives dan melobi negara-negara ASEAN yang kira-kira mempunyai concerns yang sama dengan kita," jelas Rudiantara lebih lanjut.
Dalam pertemuan itu, Rudiantara juga mengajak seluruh menteri ICT yang ada di ASEAN untuk bersatu mengambil sikap terhadap para pemain over-the-top (OTT) global agar negara-negara di Asia Tenggara tak cuma dijadikan sebagai pasar saja.
"Apabila ASEAN satu suara, maka akan meningkatkan bargaining power sehingga bisa duduk pada posisi yang lebih berimbang. Bukan bermaksud untuk melarang, namun agar terjadi win-win antara operator seluler dengan OTT," jelasnya lebih lanjut.
Ajakan itu, kata Rudiantara disambut baik oleh negara-negara ASEAN, terlebih yang berpenduduk banyak. Pasalnya, ASEAN telah menjadi penyumbang kontribusi terbesar bagi para OTT global selama ini.
"Soalnya ada OTT yang pelanggannya di negara ASEAN itu nomor tiga dan nomor empat di dunia," pungkas Chief RA.
(rou/yud)