Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Telkom-Australia Bahu Membahu Kuasai Pasar TI Indonesia

Telkom-Australia Bahu Membahu Kuasai Pasar TI Indonesia


Angga Aliya - detikInet

Phill Sporton. (ang/detikINET)
Jakarta - Telkom kian agresif menggarap bisnis jasa solusi informasi dan teknologi (TI) di Indonesia. Untuk itu, perusahaan pelat merah itu menggandeng Telstra, perusahaan asal Australia dan membentuk Telkomtelstra.

Telkomtelstra adalah perusahaan Network Application and Services (NAS) yang menyediakan layanan solusi yang terintegrasi, mulai dari Managed Network Services (MNS), Managed Cloud Services, SaaS (Whispir, Mandoemedia, IPScape), Integrated Service Management (ISM), dan lainnya.

"Bisa dibilang kami ini pionir dalam jasa solusi yang menyediakan semua solusi TI secara horizontal," kata Presiden Direktur Telkomtelstra Phill Sporton, ditemui di kantornya di Menara 88, Jakarta Selatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, saat ini bisnis solusi TI di Indonesia masih kecil dan punya potensi pengembangan yang sangat besar. Berbeda dengan di negara-negara maju yang industrinya sudah besar dan banyak pemain.

"Kami melihatnya di Indonesia ini potensi bisnisnya sampai ratusan juta dolar, memang masih kecil jika dibandingkan Australia yang sudah miliaran dolar. Tapi Indonesia masih punya banyak potensi untuk berkembang," jelasnya.

Pria asal Australia ini pun berharap bisa membidik perusahaan-perusahaan di sektor perbankan, transportasi, dan ritel untuk memakai jasanya.

"Misalnya perbankan. Ketika butuh solusi untuk TI bisa kita bantu, daripada repot mengurus server, cloud, dan lain-lain sendiri. Jadi mereka bisa fokus untuk mengurus bank saja," tambahnya.

Kerja sama antara Telkom dan Telstra ini dimulai pada pertengahan 2013, setelah menandatangi MoU, keduanya sepakat untuk melahirkan Telkomtelstra.

Keunggulan dari layanan Telkomtelstra ini ada di kemudahan dan keamanannya. Pelanggan bisa memonitor secara end to end hanya melalui portal.

(ang/ash)







Hide Ads