Kuota data 4G gratisan yang mereka dapatkan saat berlangganan paket Hotrod, tidak akan hangus ketika paket berakhir. Bahkan, sisa kuotanya setiap bulan, bisa ditabung dan diakumulasi hingga akhir tahun.
"Harapannya, begitu 4G di 1.800 MHz resmi dikomersialisasikan akhir November nanti, orang yang punya tabungan kuota 4G jadi bisa langsung merasakan kecepatan akses datanya," kata Roy Wibowo, GM Packet Data XL di Xplor Senayan City, Jakarta, Senin (14/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini XL telah melayani sekitar 1,2 juta hingga 1,3 juta pelanggan 4G di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bogor, Surabaya, Bali, Lombok, dan Medan. Lebih dari 50% ada di Jakarta walaupun diakui belum resmi komersialisasi dan sejauh ini masih trial alias uji coba terbatas.
"Saat ini eNode B atau BTS 4G kami baru sekitar 240 site. Nanti akhir November begitu resmi komersialisasi jumlahnya bisa lebih dari dua kali lipat. Untuk 4G, kami pakai vendor Huawei dan Ericsson," lanjut Roy yang baru saja promosi naik jabatan.
Lebih lanjut tentang tabungan kuota 4G, program ini juga ditujukan untuk pelanggan existing XL yang telah menggunakan handset 4G namun belum mengaktifkan layanan. Salah satunya karena belum mengganti ke kartu uSIM.
"Logikanya kalau kartu dan ponselnya sudah 4G, dan ada kuota belum terpakai, pasti akan coba. Itu yang kami kejar. Di network kami ada 3 juta pelanggan yang sudah gunakan handset 4G, tapi baru 1,2 juta yang sudah pakai layanan. Berarti masih ada 1,8 juta lagi," masih kata Roy.
Dan sisanya demi menggenapkan target 4,5 juta, XL berharap angka itu datang dari pengguna handset 4G baru. Dengan makin banyaknya handset 4G di pasaran, Roy optimistis XL bisa menggaet 1,5 juta di antaranya untuk berlangganan.
(rou/ash)