Itu bukan di kota-kota tertentu saja, melainkan di seluruh wilayah yang jadi jangkauan Smartfren. Bahkan untuk menjaga angka tersebut, Munir SP, VP Network Smartfren, mengatakan telah menyiapkan tim yang ditugasi khusus untuk selalu memantau nilai terendah tersebut agar tak turun di bawah 2 MBps.
βTim ini ditugasi khusus untuk memantau fluktuasi yang terjadi, pokoknya dijaga agar tetap di atas 2 Mbps kecepatan yang bisa dirasakan pelanggan. Kalau kondisi saat ini angkanya berada di sekitar 5 Mbps,β ujar Munir, di restoran Kelapa Manis, Cirebon, Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan kelebihan FDD-LTE terletak di jangkauannya yang jauh lebih luas, namun kecepatannya memang lebih rendah. Pun demikian Smartfren tetap menjaga kecepatan minimalnya sebesar 2 Mbps. Karena Munir mengatakan di FDD-LTE kecepatan yang ditawarkan Smartfren dipastikan berada di angka 2 Mbps hingga 10 Mbps.
β2 Mbps itu adalah kecepatan terendah yang akan dirasakan pelanggan Smartfren 4G di manapun. Ini lebih baik dari 3G yang kecepatannya sering berada di angka ratusan Kbps,β pungkas Munir.
(yud/rou)