Meski belum sepenuhnya dikomersialisasi, pengguna layanan 4G LTE XL Axiata di area Jabodetabek lumayan bergairah. Jumlahnya sudah mencapai 200 ribu.
Angka tersebut dilihat dari total pelanggan yang telah menukarkan Usim (kartu 4G). "Sejak Januari 2015, jumlah pelanggan yang menukarkan kartu 4G sudah lebih dari 200 ribu. Sementara 400 ribu pelanggan sudah menggunakan ponsel 4G LTE," ujar Vice President XL Region Jabodetabek Titus Dondi.
Lebih lanjut, kata Titus, XL terus mengenjot pengguna untuk bermigrasi ke layanan 4G LTE. Pasalnya, jumlah pelanggan yang masih menggunakan 2G dan 3G mencapai lebih dari 12 juta. Karena itu, XL terus menggeber serangkaian program guna meningkatkan penetrasi layanan 4G LTE miliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
XL pun menyediakan berbagai varian ponsel 4G untuk program bundling, mulai dari Xiaomi dan iPhone 6. Ponsel-ponsel tersebut dapat dicicil tiap bulan selama setahun mulai dari Rp 199 ribu.
Bicara kesiapan jaringan, hingga kini XL telah memiliki 78 BTS 4G LTE yang tersebar di area Jabodetabek. Rencananya operator yang identik dengan warna biru itu bakal terus menambah jumlah BTS 4G LTE-nya sampai akhir tahun.
"Kami menargetkan 1.527 BTS 4G LTE berdiri di Jabodetabek sampai akhir 2015," pungkas Titus.
Layanan 4G XL sendiri saat ini tercatat baru dikomersialisasi di kota Yogyakarta, Bogor dan Medan (berjalan di frekuensi 900 MHz) serta Mataram (1.800 MHz). Sedangkan untuk Jakarta, Bandung, Surabaya dan Denpasar statusnya masih uji coba.
(ash/ash)