Erik Meijer mungkin selamanya tak akan pernah bisa lepas dari dunia telekomunikasi. Meneer Belanda ini langsung mendapatkan banyak tawaran untuk come back begitu ia tak lagi menjadi salah satu direktur di Garuda Indonesia.
βAda beberapa tawaran dari industri telekomunikasi dan juga industri lain. Tetapi saya mau menikmati liburan dulu bersama keluarga sebelum mengambil keputusan. Ada saran saya harus pilih yang mana?β kata suami dari aktris cantik Maudy Kusnaedi ini saat berbincang dengan detikINET, Senin (15/12/2014).
Ke mana ia akan berlabuh selanjutnya, hal itu masih menjadi tanda tanya. Sebelum bergabung bersama maskapai pelat merah ini sebagai Direktur Niaga, pria kelahiran 6 September 1970 ini terbilang sukses malang melintang di industri telekomunikasi Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ilmu yang ia dapatkan dari kedua sosok penting baginya juga ia tularkan kepada para talenta muda di Telkomsel sebelum ia melepas jabatannya sebagai Vice President Marketing & CRM demi bergabung dengan Bakrie Telecom pada awal 2007 untuk jabatan Deputy President Director.
Selain menjadi tangan kanan Anindya Bakrie (CEO Bakrie Telecom) saat itu, Erik juga berperan di berbagai Grup Bakrie termasuk sebagai President Director of Bakrie Connectivity, sebuah perusahaan yang fokus memasarkan produk broadband wireless access.
Lima tahun kemudian, setelah pemiliki merek Esia itu mulai memberikan tanda-tanda akan mengalami kesulitan keuangan, ayah dari Eddy Maliq Meijer ini memilih bergabung dengan Indosat sebagai Director & Chief Comercial Officer pada pertengahan 2012.
Karirnya di Indosat tak lama. Baru setahun menjejakkan kaki di perusahaan itu, ia pun dibajak oleh Garuda Indonesia untuk mengurusi masalah niaga. Di Garuda pun sentuhan midas Erik juga terlihat dengan masuknya maskapai itu dalam 5 star airline dan aliansi global SkyTeam. Ia juga yang membuat Garuda akhirnya punya in-flight communication dengan Wifi.
Selepas dari Garuda, sudah beberapa operator yang ingin merasakan sentuhan midas Erik. Namun sayangnya ia masih belum mau memberikan petunjuk operator mana yang kali ini akan dituju.
Mulai akhir tahun ini hingga beberapa bulan ke depan, akan ada perombakan direksi di beberapa operator telekomunikasi. Mulai dari Telkom, Telkomsel, dan XL Axiata. Dari sejumlah peluang yang ada, ia mengaku masih memikirkan mana yang terbaik untuk kelanjutan karirnya. Operator mana yang akhirnya merasakan sentuhan Erik? Kita tunggu saja.
(rou/fyk)