Strategi yang dimaksud adalah dengan mengajak para pelanggannya untuk berdendang. Lho kok?
Operator seluler yang identik dengan warna merah ini baru saja meluncurkan program baru yang diyakini bakal mampu mengoptimalkan penggunaan voice bagi pelanggan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program Bintang Asik adalah sebuah kompetisi bernyanyi yang diadakan Telkomsel tanpa harus pesertanya mendatangi tempat audisi. Karena audisi dilakukan melalui aktivitas telepon.
Jadi pelanggan yang mengikuti program ini diberi kesempatan selama 30 detik untuk menunjukan kebolehannya bernyanyi lewat ponsel mereka.
Semua pengguna nomor Telkomsel (kartuHalo, simPATI & Kartu As) boleh ikut dalam program ini dengan cara menghubungi 91945, lalu ikuti langkah-langkah yang diinstruksikan. Pelanggan dikenakan tarif Rp 2.000 sudah termasuk pajak setiap kali menelpon ke nomor tersebut.
"Kami mempersembahkan program Bintang Asik ini sebagai sarana bagi setiap individu di Tanah Air, terbuka untuk semua segmen masyarakat untuk menyalurkan bakat serta kemampuan menyanyinya dengan cara mudah yaitu hanya melalui telepon genggam," ujar VP Marketing Communications Telkomsel, Irlamsyah Syam.
Program ini diawali dengan proses audisi melalui telepon selama 10 minggu untuk mendapatkan 250 orang pemenang yang akan masuk ke babak eliminasi. Tahapan eliminasi akan dilakukan pada 25 radio di 23 kota di seluruh wilayah Indonesia dalam rangka mencari 10 peserta terbaik.
Para semifinalis yang masuk 10 besar tersebut kemudian akan berkompetisi melalui tahapan karantina selama 4 minggu di Jakarta, untuk mendapatkan 2 orang finalis di Grand Final yang akan disiarkan di TV Nasional. Mulai dari tahap audisi sampai dengan Grand Final ini, peserta akan dinilai oleh juri yang berasal dari musisi atau pemerhati musik di Tanah Air.
Hadiah berupa uang tunai Rp 100 juta dan mobil Toyota Yaris akan diberikan kepada peraih Juara Utama pada Grand Final nanti, serta akan diciptakan lagu untuk dijadikan NSP Telkomsel.
Menurut Ririn Windaryani selaku VP Marketing Telkomsel, program ini sejatinya juga ingin mendongkrak penggunaan layanan voice yang menunjukkan kecenderungan menurun tiap waktunya.
Pun begitu, dengan tingginya dominasi penggunaan data, Telkomsel tetap realistis menetapkan targetnya yang hanya ingin mempertahankan tingkat penggunaan voice di periode mendatang.
"Tujuannya adalah untuk mempertahankan tingkat penggunaan voice, namun tentunya diharapkan lebih dari itu program ini juga mampu memberikan peningkatan penggunaan voice oleh pelanggan," ujar Ririn di Wisma Mulia, Jakarta.
(yud/ash)