Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Ada Korban PHK dari Konsolidasi XL-Axis, Ini Kata Kominfo

Ada Korban PHK dari Konsolidasi XL-Axis, Ini Kata Kominfo


Ardhi Suryadhi - detikInet

Suasana penandatanganan CSPA XL-Axis
Jakarta -

Aksi konsolidasi antar operator disambut baik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Namun jika salah satu imbasnya adalah munculnya gelombang PHK karyawan, bagaimana reaksi Kominfo?

Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Kominfo Gatot S. Dewa Broto mengungkapkan, konsolidasi operator sudah lama diimpikan. Memang diakui ada plus minus yang mengiringi keputusan konsolidasi ini.

"Pasti ada advantages dan disadvantages, termasuk soal PHK karyawan. Namun pemerintah berharap pemangkasan karyawan ini diikuti oleh kompensasi yang proporsional. Ini memang tidak diatur dalam UU Telekomunikasi, tapi ada aturannya dalam UU Tenaga Kerja," jelas Gatot kepada detikINET.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kominfo berharap, operator yang melakukan konsolidasi turut melakukan manajemen efek kepada pemangku kepentingan terkait. Agar transisi yang dilakukan dapat mulus berjalan.

"Bahwasanya mau melakukan PHK karyawan, itu urusan mereka (operator-red.). Tetapi apa yang karyawan peroleh harus proporsional. Biasanya kan ada golden shake hand," lanjut Gatot.

Menkominfo Tifatul Sembiring pun dikatakan telah mewanti-wanti Dirut XL dan Axis agar proses konsolidasi yang dilakukan kedua operator tak mengganggu urusan lain. Mulai dari kualitas layanan dan pelayanan kepada pelanggan.

"Apa ini sekadar imbauan? Tidak juga, karena dasar dari kualitas layanan ada regulasinya yakti PP no 52 Tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi dan Peraturan Menteri Tentang Standar Kualitas Layanan. Jadi kalau sampai layanan terganggu dianggap pelanggaran," Gatot menandaskan.

Proses akuisisi Axis oleh XL Axiata memang belum sepenuhnya rampung, namun operator yang identik dengan warna ungu itu sudah mulai memangkas jumlah karyawan.

Anita Avianty selaku Head of Corporate Communication Axis boleh saja mengatakan, pengurangan karyawan yang dilakukan anak usaha Saudi Telecom Company (STC) tersebut merupakan bagian dari rasionalisasi yang harus dilakukan perusahaan.

"Memang ada efisiensi, dengan melakukan penyederhanaan dari fungsi-fungsi yang ada. Tetapi proses operasional tak terganggu, berjalan seperti biasa," ujarnya kepada detikINET.

Pun demikian, tetap saja santer dikabarkan bahwa proses pengambilalihan oleh XL jadi salah alasan terkuat buat Axis untuk memangkas jumlah karyawan.

Sayang, belum diketahui jumlah karyawan Axis yang akan menjadi korban PHK. Namun yang pasti dari sekitar 700 karyawan, dua eksekutif Axis -- Chief Marketing Officer Daniel Horan dan Chief Sales Officer Syakieb A Sungkar -- telah mengumumkan kepergiannya.

(ash/fyk)






Hide Ads