Peresmian tersebut dihadiri oleh Direktur Network Telkomsel Abdus Somad Arief dan Bupati Biak Numfor Yusuf Melianus Maryen serta ditandai dengan pelaksanaan program CSR 'Ekspedisi Cinta Bahari' di empat wilayah terluar dan terdepan yang merepresentasikan arah mata angin di Indonesia, yaitu Pulau Sangihe (Utara), Maumere (Selatan), Pulau Weh (Barat), dan Pulau Biak (Timur).
Direktur Network Telkomsel Abdus Somad Arief mengungkapkan, peresmian pembangunan BTS ke-67.000 hingga Oktober 2013 ini sengaja kami lakukan di pulau terluar dan pulau terdepan Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kegiatan 'Ekspedisi Cinta Bahari', Telkomsel bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Pemda setempat dalam upaya pelestarian alam Indonesia melalui penanaman terumbu karang yang rusak serta melakukan pembersihan pantai dan laut.
Pada program ini, Telkomsel melibatkan peran serta mitra kerja Telkomsel serta Komunitas Generasi Muda Indonesia, selaku stakeholder perusahaan.
Telkomsel juga memberikan bantuan yakni fasilitas GSM Home untuk Posko TNI, ditambah pula dengan dukungan berupa kartu perdana dan voucher isi ulanguntuk prajurit dan nelayan di lokasi setempat, sehingga akan lebih memudahkan mereka dalam berkomunikasi dan berkoordinasi menjaga keamanan di pulau-pulau terluar
"Sekalipun berada di area terluar, empat wilayah terluar ini (Pulau Sangihe, Maumere, Pulau Weh, dan Pulau Biak) memiliki potensi wisata yang luar biasa. Masyarakat tidak perlu khawatir dalam berkomunikasi dengan lancar, baik menggunakan layanan suara hingga mengakses layanan data karena Telkomsel telah menggelar pembangunan BTS di lokasi-lokasi tersebut. Inilah wujud semangat βMenembus Bahari, Menyatukan Negeriβ yang kami usung," jelas Abdus Somad Arief.
(ash/rns)