"Sebenarnya bukan (refarming) di 900 MHz, tapi di 850 MHz untuk extended GSM dari Flexi yang sudah tidak ada pembangunan lagi," kata Direktur Utama Telkomsel, Alex Janangkih Sinaga, di Solo, Jumat (28/6/2013).
"Kira-kira 5 MHz sampai 7,5 MHz lebar pitanya," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin tiap kilometer kepadatan penduduknya cuma satu banding tiga," tukasnya.
Telkomsel sendiri lebih memilih untuk memperkuat 3G dengan komposisi yang jauh lebih besar dibanding 2G. Mulai tahun ini hingga 2015, komposisi pembangunan 3G akan terus bertambah tiap tahun dari 80%, 90%, dan 100%.
Tahun ini, Telkomsel membangun 15.000 base transceiver station (BTS) yang berasal dari 80% alokasi belanja modal (capital expenditure/capex) 2013 yang mencapai Rp 10 triliun.
(rou/ash)