Padamnya listrik itu akhirnya harus menyudahi acara peresmian yang sedang memasuki sesi tari bersama yang dilakukan oleh dirjen, Wakil Bupati kota Atambua serta pejabat terkait lainnya.
Dari awal acara, sejatinya masalah lisrik memang sudah mulai dirasakan terutama oleh mobil internet yang menjadi salah satu andalan program desa informasi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masalah itu pun sebenarnya terkait dengan sulitnya mendapatkan bahan bakar di kabupaten Belu, karena untuk memperoleh bahan bakar minyak, masyarakat harus mengantre hingga belasan kendaraan.
Meski demikian, acara peresmian desa informasi yang juga mewakili untuk wilayah kabupaten Kupang, kabupaten Alor dan kepulauan Sangihe serta kepulauan Talaud di Sulawesi Utara tersebut berjalan lancar. Dimana di akhir acara diisi dengan penampilan tarian tradisional khas kabupaten Belu yakni tari Tebe.
(ash/ash)